Libur Panjang, Pemesanan Tiket Kereta dari Jakarta Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menunjukkan tiket di dalam gerbong kereta api luar biasa relasi Gambir - Surabaya Pasarturi di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan kereta api luar biasa (KLB) jarak jauh. TEMPO/Tony Hartawan

    Penumpang menunjukkan tiket di dalam gerbong kereta api luar biasa relasi Gambir - Surabaya Pasarturi di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan kereta api luar biasa (KLB) jarak jauh. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat data pemesanan tiket kereta per tanggal 23 Oktober 2020 menunjukkan angka tertinggi untuk keberangkatan menjelang momen libur panjang yakni 5.816 penumpang.

    "Jumlah rata-rata penumpang per hari pada momen libur panjang tersebut bertambah hampir mendekati 2 kali lipat jika dibandingkan akhir pekan minggu lalu pada Jumat, 16 Oktober 2020 yakni sebesar 2.876 penumpang," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Minggu, 25 Oktober 2020.

    Eva mengatakan pada periode libur panjang tersebut akan terdapat sampai dengan 27 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) per hari yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta dengan keberangkatan awal dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Jakartakota.

    Menurut dia, data tersebut masih dapat berubah mengingat masih mungkin ada tambahan penumpang yang melakukan reservasi ataupun membeli tiket go show 3 jam sebelum keberangkatan untuk tanggal 27 Oktober hingga 1 November 2020. 

    Data tersebut dengan total KA yang dioperasikan sebanyak 18 KA untuk keberangkatan dari wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta. 

    Meski perjalanan KA ditambah sampai dengan 27 KA per hari dan volume penumpang KA meningkat, KAI Daop 1 Jakarta menegaskan tetap menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 baik di area stasiun dan perjalanan KA. Salah satunya adalah pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70 persen dari kondisi normal. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berenang Saat Covid-19

    Ingin berenang saat pandemi Covid-19? Jangan takut! Berikut tipsnya.