PLN Akan Manfaatkan Energi Terbarukan di Lokasi Calon Ibu Kota Baru

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PLN berhasil menuntaskan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kiloVolt (kV) yang dijadikan backbone kelistrikan di Sumatera (sumber: PLN)

    PLN berhasil menuntaskan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kiloVolt (kV) yang dijadikan backbone kelistrikan di Sumatera (sumber: PLN)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyatakan listrik di ibu kota baru tidak akan padam. "Ini bukan tidak mungkin, karena saat ini Istana Merdeka di Jakarta listriknya tidak pernah padam," kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN Syamsul Huda dalam konferensi pers virtual, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Syamsul menyatakan PLN titik yang tidak pernah padam nanti tidak hanya di istana, tapi kawasan ibu kota baru seluruhnya. Dia mengatakan penerapan supply listrik di ibu kota baru akan sama seperti di Istana Merdeka Jakarta di mana tidak hanya mengandalkan satu sumber.

    Oleh sebab itu, ia menegaskan, harus ada sistem cadangan. "Gangguan tetap ada, tapi kami upayakan mitigasi dampak dari gangguan itu supaya tidak mengakibatkan seluruh pelanggan PLN di ibu kota baru listriknya padam. Ko bisa? Bisa," ujar Syamsul.

    Dia mengatakan pembangunan jaringan listrik PLN menyesuaikan program kerja yang dibuat oleh Bappenas. Beberapa waktu yang lalu, kata dia, PLN sudah dipanggil beberapa kali untuk menyiapkan kebutuhan listrik di ibu kota baru di Kalimantan Timur.

    Ada rambu-rambu, di mana di sana didominasi energi baru terbarukan atau EBT. Menurutnya, perseroan akan bisa memenuhi rambu itu.

    Di samping itu, kata dia, di sana juga ada potensi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA) yang cukup besar yang bisa dialihkan energinya ke ibu kota baru. "Ada beberap PLTA yang kami bisa bangun di sekitar ibu kota baru," ujar dia.

    Di calon ibu kota baru, PLN akan membangun jaringan listrik di bawah tanah. Kendati begitu, menurut dia, di masa pandemi Covid-19 ini gaung pembangunan itu agak surut.

    "Kami sudah agak lama tidak berkoordinasi soal kelanjutan rencana pembangunan kelistrikan di sana. Karena kita semua masih sibuk bagaimana bisa mengatasi pandemi ini," kata dia.

    Namun, menurutnya, jika memang proyek ibu kota baru akan dilanjutkan, PLN siap mendukung pembangunan jaringan listrik di ibu kota baru.

    Baca juga: ESDM Berharap Perpres Energi Baru Terbarukan Bikin Iklim Investasi Lebih Menarik 

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-ciri Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuh Bukan Kata-katanya

    Bahasa tubuh bisa mencerminkan apakah orang tersebut sedang berbohong atau tidak. Berikut ciri-cirinya