Libur Cuti Bersama, Wishnutama Minta Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meninjau objek wisata Water Blow di Nusa Dua, Bali, Selasa, 16 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Wishnutama mengecek persiapan protokol kesehatan sejumlah objek wisata dan hotel menjelang penerapan normal baru dalam sektor pariwisata. Foto: Johannes P. Christo

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meninjau objek wisata Water Blow di Nusa Dua, Bali, Selasa, 16 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, Wishnutama mengecek persiapan protokol kesehatan sejumlah objek wisata dan hotel menjelang penerapan normal baru dalam sektor pariwisata. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meminta masyarakat tak mengabaikan protokol Covid-19 saat libur dan cuti bersama pada 28-30 Oktober. Ia mengimbau agar kenaikan kasus Covid-19 tak terjadi kembali.

    "Saya harapkan semua stakeholder dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ingin berlibur dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan, penuh rasa kepedulian,” kata Wishnutama dalam keterangan yang diterima pada Rabu, 21 Oktober 2020.

    Wishnutama mengatakan masyarakat harus meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, serta orang-orang di lingkungannya. Kepedulian ini akan membantu sektor wisata untuk cepat bangkit.

    Selama periode cuti bersama berlangsung, Wishnutama akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga teknis untuk mengantisipasi tingginya mobilisasi masyarakat. Langkah ini juga berkaca pada naiknya kasus Covid-19 imbas libur panjang seperti yang pernah terjadi pada Agustus lalu.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya mengingatkan jajarannya untuk mencegah laju penularan virus pada masa libur panjang. "Kita memiliki pengalaman kemarin libur panjang, pada satu setengah bulan yang lalu mungkin. Setelah itu terjadi kenaikan yang agak tinggi. Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid-19," ujar Jokowi.

    Jokowi mengatakan pemerintah terus berupaya menekan angka penyebaran virus. Dia berharap tren kasus Covid-19 di Indonesia makin landai.

    Angka kasus Covid-19 di Indonesia pada 20 Oktober 2020 tercatat sebesar 369 ribu. Terdapat penambahan 3.602 kasus dibandingkan dengan hari sebelumnya. Angka kematian yang terekam telah mencapai 12.734 kasus dan angka kesembuhan sebesar 294 ribu.

    Baca juga: 3 Pelaku Usaha Kuliner Dapat Akses Modal di Acara Food Startup

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menekan Penularan Covid-19 di Lokasi Wisata

    Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 pada liburan akhir tahun dengan beberapa upaya. Berikut detailnya.