Mau Mulai Investasi Tapi Merasa Sulit? Simak Tips dari Konsultan Keuangan Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi investasi. Shutterstock

    Ilustrasi investasi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Perencana keuangan Prita Ghozie menilai masa pandemi adalah waktu yang tepat bagi masyarakat untuk memulai menabung dan menanamkan investasi. Sebab, selama pandemi, masyarakat dipaksa untuk menahan kebiasaan untuk nongkrong dan melancong ke luar rumah.

    Untuk itu, ia pun membagikan tips mudah mengelola keuangan dan berinvestasi bagi masyarakat. Caranya, dengan membagi pemasukan ke dalam tiga pos pengeluaran antara lain living, playing dan saving alias biaya hidup, biaya bermain, dan menabung.

    "Kalau sudah membagi tiga begini akan lebih mudah bagi orang untuk melakukan investasi," ujar Prita dalam sebuah webinar, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Prita mengatakan 50 persen pemasukan bisa dialokasikan untuk pos biaya hidup alias living. Biaya yang masuk pada pos ini antara lain biaya akan, listrik, kos, cuci pakaian, dan segala macam keperluan hidup harian.

    Selanjutnya, 20 persen bisa dialokasikan untuk berbelanja atau melakukan kegiatan yang diinginkan di luar kebutuhan utama. "Untuk belanja barang yang diinginkan masuk ke kelompok playing. Silakan belanja sesuai kemampuan dengan uang yang ada di pos belanja, yaitu 20 persen dari pemasukan," kata Prita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.