Buntut Debat Soal Omnibus Law UU Cipta Kerja, Tagar Menkominfo Viral di Twitter

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tagar atau hashtag Menkominfo masuk ke daftar trending topic di Twitter sejak Rabu malam sampai pagi hari ini, Kamis, 15 Oktober 2020. Hingga berita ini diunggah, terpantau sebanyak 3.676 cuitan yang menyertakan hashtag Menkominfo tersebut dan menjadikannya viral jadi pembicaraan di Tanah Air. 

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate terpantau terbanyak dibicarakan warganet terkait pernyataannya dalam diskusi soal Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di program Mata Najwa yang ditayangkan Rabu malam, 14 Oktober 2020.

    Dalam acara itu, Johnny beradu argumen dengan Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia atau YLBHI Asfinawati soal hoaks dan disinformasi mengenai RUU Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi Undang-undang. 

    Menurut Asfinawati pemerintah adalah pihak yang menyebarkan disinformasi karena melakukan pembodohan mengenai penjelasan UU Ciptaker. “Semua yang paham hukum tahu tidak bisa mengerti UU hanya dari satu pasal, harus dibaca keseluruhan” katanya, Rabu malam, 14 Oktober 2020.

    Asfinawati memaparkan ciri-ciri pembuat disinformasi adalah tidak mau bermain dengan hal detail dan menggunakan argumen yang langsung pada kesimpulan. “Kalau tidak mau ada tuduhan hoaks, mari kita berdebat. Saya ingin tahu apakah jajarannya Presiden sudah membaca,” ucapnya.

    Pernyataan Asfinawati tersebut menyikapi sikap pemerintah untuk mengecap suatu informasi hoaks dan disinformasi. Secara umum, pemerintah mencatat ada 42 isu hoaks yang beredar di sosial media.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.