Miliki Saham BRIS, Ini Kata Yusuf Mansur tentang Merger 3 Bank Syariah

Reporter

Editor

Rahma Tri

Ilustrasi bank syariah BUMN. wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai salah satu pemegang saham PT BRI Syariah Tbk. (BRIS), Ustad Yusuf Mansur buka suara terkait keputusan pemerintah untuk menggabungkan tiga bank syariah BUMN. Ia berharap, merger bank syariah ini dapat menguatkan kinerja sekaligus saham BRIS.

Melalui akun instagram yang dikutip Bisnis, Kamis 15 Oktober 2020, Yusuf Mansyur menyampaikan bahwa PT Bank Mandiri Syariah dan PT Bank BNI Syariah akan dilebur ke dalam BRIS. Kedua bank itu belum go public, namun dimiliki oleh bank induk yang sudah terbuka yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). 

"Bank Syariah Mandiri dimiliki Bank Mandiri (BMRI). BNI Syariah dimiliki bank BNI (BBNI). Kedua bank syariah itu belum go public, tetapi dimiliki induknya yg sudah go public. Kedua bank itu akan dilebur ke BRIS," papar Yusuf Mansur.

Mengutip teori Text Book Intermediate Accounting, Yusuf Mansur menilai seharusnya bakal terjadi share swap antara BMRI dan BBNI sebagai pemilik dua anak usaha bank syariah dengan menyerahkan 100 persen saham ke BRIS. Sebaliknya, BRIS akan menyerahkan sebagian sahamnya ke BMRI dan BBNI sebagai kompensasinya.

Oleh karena itu, menurut UYM, paling mungkin adalah BRI Syariah mengeluarkan saham baru yang akan diserahkan ke BBNI dan BMRI. Intinya saham BRIS yang beredar akan semakin banyak.

"Sebagai pemegang saham BRIS saat ini, memang nanti akan terdilusi jumlah saham kita, secara otomatis persentasenya juga. Tapi jumlah saham yang kita pegang tetap sama," imbuh pemilik Grup Paytren ini.






Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

10 jam lalu

Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

Selebritas Raffi Ahmad mengaku masih belum dapat memastikan kapan perusahaannya RANS Entertainment melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).


IHSG Hari Ini Akan Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Cermati Saham ASII, BIPI dan TLKM

15 jam lalu

IHSG Hari Ini Akan Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Cermati Saham ASII, BIPI dan TLKM

Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini akan bergerak konsolidasi.


IHSG Ambrol ke 6.841,4, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Kesehatan Turun Paling Tajam

1 hari lalu

IHSG Ambrol ke 6.841,4, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Kesehatan Turun Paling Tajam

IHSG menutup sesi pertama di level 6.841,4, atau jeblok 0,45 persen ketimbang pada level penutupan Senin kemarin.


Perusahaan Gautam Adani, Adani Group, Diterpa Masalah hingga Merugi US$ 65 Miliar

1 hari lalu

Perusahaan Gautam Adani, Adani Group, Diterpa Masalah hingga Merugi US$ 65 Miliar

Adani Group sedang menjadi sorotan karena dituduh melakukan penipuan akuntansi. Perusahaan itu dimiliki oleh orang terkaya di Asia, Gautam Adani.


IHSG Hari Ini Bakal Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Soroti 6 Saham Berikut

1 hari lalu

IHSG Hari Ini Bakal Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Soroti 6 Saham Berikut

Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak konsolidasi hari ini.


Samuel Sekuritas: IHSG Awal Pekan Ini Kurang Baik, Sektor Keuangan Terjun Paling Dalam

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Awal Pekan Ini Kurang Baik, Sektor Keuangan Terjun Paling Dalam

PT Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 6.856,9 di sesi pertama perdagangan hari ini.


Inilah Lima Saham Berpotensi Naik Versi Astronacci, Apa Saja?

2 hari lalu

Inilah Lima Saham Berpotensi Naik Versi Astronacci, Apa Saja?

Perusahaan riset pasar keuangan Astronacci International memperkirakan saham-saham yang berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat.


IHSG Hadapi Area Supply Awal Pekan Ini, Berikut 11 Saham Pilihan Samuel Sekuritas

2 hari lalu

IHSG Hadapi Area Supply Awal Pekan Ini, Berikut 11 Saham Pilihan Samuel Sekuritas

Analis Samuel Sekuritas mengungkapkan IHSG selama bertahan di atas 6.820, maka masih potensi bullish.


Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

3 hari lalu

Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

Perbankan syariah harus berjuang lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan di tahun ini karena menghadapi tingginya kenaikan bagi hasil serta likuiditas yang ketat.


Mengenal Gautam Adani, Orang Terkaya Asia yang Sahamnya Tiba-tiba Anjlok

4 hari lalu

Mengenal Gautam Adani, Orang Terkaya Asia yang Sahamnya Tiba-tiba Anjlok

Gautam Adani menjadi miliarder dan orang terkaya di Asia. Namanya menarik perhatian ketika nilai sahamnya terjun bebas.