Tol Kelapa Gading Tak Kunjung Kelar, Hotman Paris Protes ke Menteri PUPR

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Hotman Paris mengeluhkan pembangunan jalan tol yang melewati kawasan Kelapa Gading Permai, Jakarta Utara, yang tak kunjung selesai. Padahal, menurut dia, proyek tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.

    "Bapak Menteri PUPR ini bagaimana jalan tol Kelapa Gading, jalan tol terpendek tapi terlama," ujar Hotman melalui unggahan di akun resmi @hotmanparisofficial, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Menurut Hotman, proyek jalan yang tidak kunjung usai tersebut membuat masyarakat sengsara. Pasalnya, kontruksi jalan bebas hambatan itu membuat halaman ruko masyarakat rusak.

    "Masyarakat sengsara nih rukonya pada halamannya semuanya rusak. Bertahun-tahun ini jalan tol yang melewati Kelapa Gading enggak selesai-selesai, bagaimana masa jalan tol terpendek begini sudah bertahun-tahun," kata Hotman Paris.

     Ia pun mempertanyakan ihwal pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut. "Ini tanggung jawab siapa ini Bapak Menteri PUPR, katanya ini tanggung jawab Menteri PUPR benar enggak pak? Kasihan rakyat ini."

    Dalam kesempatan terpisah, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Danang Parikesit mengatakan pekerjaan jalan tol yang melewati Kelapa Gading, salah satunya adalah seksi Kelapa Gading - Pulo Gebang. Saat ini, progres lahan untuk proyek tersebut sudah mencapai 100 persen, sementara progress fisik mencapai 70 persen.

    "Untuk wilayah perkotaan, pelaksanaan harus ekstra hati-hati dan mengutamakan SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja) dalam proses konstruksi. Waktu pengadaan lahan juga perlu konsultasi yang lebih ekstensif karena menyangkut bisnis di sepanjang koridor tol," ujar Danang kepada Tempo, Ahad, 11 Oktober 2020.

    Baca juga: Ruas Tol Serpong-Cinere dan Cengkareng-Kunciran Akan Beroperasi di Akhir 2020


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Sukses yang Harus Diadopsi Pengusaha di Masa Pandemi Covid-19

    Banyak bisnis menderita di 2020 akibat pandemi Covid-19.