BCA Syariah Sebut Potensi Pasar Pembiayaan Halal Ratusan Triliun Rupiah

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai BCA Syariah menunjukkan kartu Flazz BCA Syariah saat peluncuran layanan tersebut pada acara iB Vaganza 2017 di Depok, Jawa Barat, 6 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Pegawai BCA Syariah menunjukkan kartu Flazz BCA Syariah saat peluncuran layanan tersebut pada acara iB Vaganza 2017 di Depok, Jawa Barat, 6 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank BCA Syariah menyatakan pasar halal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi perkembangan perbankan syariah. Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih memaparkan pasar halal Indonesia mencakup 10 persen dari total pengeluaran halal Tanah Air yang bernilai sekitar Rp3.300 triliun. 

    Pengeluaran ini berasal dari makanan dan minuman, pariwisata, fesyen, kosmetik, obat-obatan, dan media. Bahkan, pengeluaran ini akan terus tumbuh hingga US$4.800 pada 2024.

    "Jadi potensi perbankan syariah ini, sudah pasti tidak ada yang mampu mengelak. Mau pandemi atau tidak pandemi, dia tetap besar," katanya dalam dalam webminar Diskusi Mikro Forum Syariah Cobisnis, Jumat 9 Oktober 2020.

    John memaparkan, di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19, aset perbankan syariah pada Juli 2020 masih mampu tumbuh 10 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan konvensional yang hanya 5,5 persen.

    Di samping itu, penyaluran pembiayaan pun masih cukup progresif di tengah pandemi, yakni 10,3 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan perbankan konvensional yang hanya tumbuh tipis 1,2 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H