BKPM: Dana Lembaga Pengelola Investasi Bisa untuk Bangun Ibu Kota Baru

Reporter

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat ditemui di Kantor BKPM, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF), akan mengelola dana investasi, yang salah satunya bisa digunakan untuk membangun ibu kota baru.

Bahlil mengatakan LPI akan mengelola dana dari sejumlah lembaga keuangan baik dalam maupun luar negeri. "Kemudian, mereka akan melihat potensi investasi, salah satu di antaranya ibu kota baru," katanya dalam konferensi pers daring, Kamis, 8 Oktober 2020.

Begitu LPI mengelola dana investasi yang masuk, maka mereka akan mencatatkan investasi di BKPM yang mengelola perizinan investasi.

Dengan demikian, Bahlil mengatakan peran antara LPI dan BKPM sama sekali berbeda dan tidak ada kewenangan yang diambil dengan pembentukan lembaga pengelola investasi itu.

"Kewenangan BKPM tidak terambil sedikit pun. Mereka semacam lembaga keuangan, lembaga pengelola investasi. Dan, ketika mereka mau eksekusi kegiatan mereka di lapangan, mereka buat JV (joint venture) atau perusahaan. Daftar di BKPM, dan dicatat," katanya.

Jika sumber dananya dari asing, maka investasi akan tercatat sebagai penanaman modal asing (PMA). Demikian pula jika dana investasi dari dalam negeri maka akan tercatat sebagai penanaman modal dalam negeri (PMDN).






Bahlil Sebut Bali Compendium Jadi Senjata RI Lawan Gugatan di WTO

3 hari lalu

Bahlil Sebut Bali Compendium Jadi Senjata RI Lawan Gugatan di WTO

Bahlil menuturkan Indonesia tidak akan mundur sedikit pun untuk melawan gugatan di WTO.


Bahlil Janji RPP Kemudahan Berusaha di IKN Rampung Oktober 2022

4 hari lalu

Bahlil Janji RPP Kemudahan Berusaha di IKN Rampung Oktober 2022

Sebetulnya, kata Bahlil, ia telah berniat merampungkan RPP IKN pada September. Namun, masih ada klausul dari bakal beleid itu yang perlu disinkronkan.


Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

4 hari lalu

Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

Bahlil sempat tak yakin dapat menyelesaikan 100 persen investasi mangkrak yang sudah dia petakan sejak menjabat pada 2019.


Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

4 hari lalu

Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan dari 2.078 izin usaha pertambangan atau IUP yang dicabut, ada 700 perusahaan yang menyatakan keberatan.


Bahlil: Tak Ada Kesepakatan Keadilan Harga Kredit Karbon dalam TIIMM G20

7 hari lalu

Bahlil: Tak Ada Kesepakatan Keadilan Harga Kredit Karbon dalam TIIMM G20

Bahlil melihat tak adanya kesepakatan mengenai keadilan harga kredit karbon ini membuat tren investasi di bidang energi hijau timpang.


Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

8 hari lalu

Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

Anggaran Kementerian Investasi tahun depan turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,09 triliun. Bahlil minta dimaklumi jika target tak bisa diraih.


Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

10 hari lalu

Menteri Bahlil Klaim INA Bersedia Terjun di Blok Masela

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia Investment Authority atau INA sedang mencari partner untuk terjun di Blok Masela.


Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

10 hari lalu

Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

Shinta menuturkan panduan investasi hijau dibuat atas kerja sama Kadin dengan Kementerian Investasi/BKPM.


Bahlil Klaim Sudah Ada 6 Negara Minat Investasi di IKN

11 hari lalu

Bahlil Klaim Sudah Ada 6 Negara Minat Investasi di IKN

Bahlil mengatakan enam negara yang berminat investasi itu adalah Uni Emirat Arab, Cina, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan Eropa.


Beri Kuliah Umum ke Almamater di Papua, Bahlil Imbau Mahasiswa Jadi Pengusaha

20 hari lalu

Beri Kuliah Umum ke Almamater di Papua, Bahlil Imbau Mahasiswa Jadi Pengusaha

Menteri Investas Bahlil Lahadalia memberikan kuliah umum di almamaternya, STIE Port Numbay, Papua. Apa yang disampaikannya ke mahasiswa?