Menkominfo: 3.125 Rumah Sakit dan Puskesmas Belum Terjangkau Akses Internet

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pemerintah akan segera menghadirkan akses internet untuk rumah sakit dan puskesmas.

    “Dari 10.133 rumah sakit dan puskesmas yang ada masih terdapat 3.125 yang belum terjangkau akses internet,” kata Menteri Johnny dalam acara peluncuran program Pelatihan Digital UMKM Indonesia oleh Badan Layanan Umum (BLU) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo bersama Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) secara daring, Senin, 5 Oktober 2020.

    Menteri Johnny menyatakan Kominfo akan berusaha menghadirkan akses internet di 2.500 puskesmas pada tahun 2020 ini, sementara sisanya akan diselesaikan pada tahun 2021. Terkait kapan dan informasi jelasnya Menteri Johnny tidak menyebutkan. “Sisanya ya mudah-mudahan dapat terselesaikan pada tahun anggaran 2021,”

    Menteri Johnny mengatakan terdapat 12.548 desa dan kelurahan yang perlu dilengkapi dengan kehadiran sinyal 4G. “Selambat-lambatnya hingga tahun 2022 yang sudah di dalam timeline program Kominfo,” ujar dia.

    Selain itu, Kominfo juga menargetkan peluncuran satelit multifungsi atau Satelit Indonesia Raya (Satria) 1 di orbit pada kuartal III tahun 2023. Satelit ini nantinya akan memenuhi kebutuhan layanan untuk 150 ribu titik dari total 500 ribu titik layanan publik yang terdapat di seluruh Indonesia. “BLU BAKTI Kominfo mencatatkan telah menghadirkan akses internet gratis di lebih dari 7.635 titik,” papar Johnny.

    Johnny menyebutkan terdapat 9 satelit yang digunakan untuk keperluan telekomunikasi Indonesia saat ini. 5 satelit dikelola dan dimiliki oleh Indonesia dan 4 lainnya dimiliki oleh perusahaan global yang disewa sebagian kapasitasnya oleh BLU BAKTI Kominfo.

    Sebelumnya, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pagu alokasi anggran (pagu definitif) RAPBN TA 2021 yang diajukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk percepatan transformasi digital nasional sebanyak Rp 16,9 triliun.

    “Seluruh agenda kebijakan ini tentu selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang berkaitan dengan transformasi digital di Indonesia,” katanya.

    Baca: Perketat Pemasangan Wifi Gratis, Kominfo: Agar Kualitas Terjaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.