10 Fakta Soal Covifor atau Remdesivir, Obat untuk Pasien Covid-19

Seorang teknisi lab secara visual memeriksa botol berisi obat potensial virus corona remdesivir di fasilitas Ilmu Gilead di La Verne, California, AS 11 Maret 2020. [Gilead Sciences Inc / Handout via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan PT Amarox Global Pharma (Amarox) telah mengumumkan peluncuran obat antivirus Remdesivir (dengan nama dagang Covifor). Obat ini akan digunakan untuk pengobatan pasien Covid-19 di Tanah Air.

Terbaru, Kalbe resmi mengumumkan harga Covifor turun, dari semula Rp 3 juta per vial menjadi Rp 1,5 juta per vial. "Kami sepakat untuk memberikan harga jual khusus obat Covifor," kata Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Tempo kemudian mengumpulkan sejumlah fakta mengenai obat ini, berikut di antaranya:

1. Hetero Asal India

Mitra dari Kalbe, yaitu Amarox, merupakan anak perusahaan dari Hetero. Hetero adalah salah satu perusahaan farmasi genarik terkemuka di India dan produsen obat antiretroviral terbesar di dunia.

Produk Covifor Injection diproduksi di fasilitas produksi Hetero yang modern dan mutakhir di Hyderabad, India. Produk ini sudah memenuhi standar yang telah disetujui oleh otoritas regulasi global yang ketat.

2. Emergency Use Authorization (EUA)

Kalbe juga mengatakan bahwa Amarox menjadi perusahaan pertama yang menerima izin edar dengan skema EUA untuk Remdesivir. Persetujuan ini datang dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesi (BPOM) setelah mereka menerima permintaan dari dokter ahli anak.

3. Tak Dijual Bebas

Adapun izin edar nya adalah untuk pengobatan pasien penyakit Covid-19 yang telah terkonfirmasi di laboratorium. Utamanya untuk orang dewasa atau remaja (berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg) yang dirawat di rumah sakit. Jadi produk Covifor tidak dijual bebas, hanya digunakan di rumah sakit dengan rekomendasi dan pengawasan dokter.

4. Tiga Negara

Anggota Komita Nasional Penilai Obat BPOM Anwar Santoso juta mengatakan mereka telah melakukan tinjauan kritis obat berdasarkan hasil uji klinis di seluruh dunia. Hasilnya, obat ini memiliki efek klinis yang baik bagi pasien bergejala berat.

Obat ini juga sudah mendapatkan persetujuan pemakaian pada pasien di Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. "Tidak ada alasan untuk menolak (permintaan edar)," kata Anwar.






BPOM Ungkap Alasan Perusahaan Farmasi Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

3 hari lalu

BPOM Ungkap Alasan Perusahaan Farmasi Jadi Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

Togi menyatakan lima perusahaan tersebut menciptakan larutan obat sebanyak 400 hingga 700 kali di atas ambang batas. Jadi penyebab gagal ginjal akut.


Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

3 hari lalu

Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

Pemeriksaan Kepala Lab BPOM di kasus gagal ginjal akut itu dilakukan pada Rabu kemarin.


Bareskrim Akan Periksa Pejabat Pengawasan BPOM soal Kasus Gagal Ginjal Akut

4 hari lalu

Bareskrim Akan Periksa Pejabat Pengawasan BPOM soal Kasus Gagal Ginjal Akut

Bareskrim akan meminta keterangan dari pejabat BPOM terkait bagaimana pengawasan mutu obat-obatan untuk materi penyidikan kasus gagal ginjal akut


Bareskrim Polri Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Gagal Ginjal Akut

6 hari lalu

Bareskrim Polri Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Gagal Ginjal Akut

Brigjen Ahmad Ramadhan, menyebut ada kemungkinan muncul tersangka baru dari kasus gagal ginjal akut pada anak.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

6 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

Bareskrim memanggil Kepala BPOM Penny Lukito untuk diambil keterangan sebagai saksi dalam kasus gagal ginjal akut.


Anggota DPR Minta Bareskrim Tak Tebang Pilih Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

7 hari lalu

Anggota DPR Minta Bareskrim Tak Tebang Pilih Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Arsul mengimbau Bareskrim untuk menindak seluruh pihak, termasuk pejabat pemerintahan yang terbukti melakukan kelalaian di kasus gagal ginjal akut.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Kejagung Baru Terima 3 SPDP dari 4 Tersangka

8 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Kejagung Baru Terima 3 SPDP dari 4 Tersangka

Kejagung baru menerima 3 SPDP dari 4 tersangka kasus gagal ginjal akut. Satu SPDP dari Bareskrim Polri belum diterima.


Bareskrim Polri Buru Pemilik CV Samudra Chemical, Pemasok Bahan Obat Sirup Gagal Ginjal Akut pada Anak

9 hari lalu

Bareskrim Polri Buru Pemilik CV Samudra Chemical, Pemasok Bahan Obat Sirup Gagal Ginjal Akut pada Anak

Pemilik CV Samudra Chemical kabur sejak sepekan lalu. Polisi masih terus memburunya.


Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, BPOM: Cemaran EG dan DEG 702 Kali Melebihi Ambang Batas

9 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, BPOM: Cemaran EG dan DEG 702 Kali Melebihi Ambang Batas

BPOM mengungkapkan hasil pengawasannya terhadap 5 perusahaan farmasi yang kini sedang diproses secara hukum di kepolisian.


Kejaksaan Agung Siapkan Opsi Gugat Perdata Kasus Gagal Ginjal Akut

9 hari lalu

Kejaksaan Agung Siapkan Opsi Gugat Perdata Kasus Gagal Ginjal Akut

Menurut Ketut, negara mempunyai kepentingan untuk melakukan gugatan perdata kasus gagal ginjal akut.