Jual Obat Covid-19 Mulai Jumat Depan, Indofarma: Harus Resep Dokter

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik  obat  PT Indofarma (persero) Cibitung, Bekasi, Selasa (10/04). TEMPO/Dasril Roszandi

    Pabrik obat PT Indofarma (persero) Cibitung, Bekasi, Selasa (10/04). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Indofarma Tbk Arief Pramuhanto mengatakan perusahaannya segera menjual obat antivirus bernama DESREM Remdesivir.  Remdesivir belakangan digunakan dalam pengobatan pasien Covid-19.  

    Arief mengatakan obat tersebut bakal mulai dipasarkan pada pekan depan. "Mulai dipasarkan Jumat pekan depan dengan harga terjangkau yaitu di bawah Rp 2 juta per dosis," ujar Arief kepada Tempo, Sabtu, 3 Oktober 2020.  

    Namun demikian, ia mengatakan obat tersebut tidak bakal dijual bebas. "DESREM Remdesivir adalah obat etikal yang tidak dijual bebas," kata dia. Dengan demikian, obat tersebut harus menggunakan resep dokter dan hanya didistribusikan di rumah sakit.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta produsen farmasi nasional mempercepat produksi obat Covid 19, salah satunya Remdesivir. Hal ini perlu dilakukan, menurut dia, untuk meningkatkan jumlah pasien sembuh Corona.

    “Harus diupayakan untuk segera produksi dalam negeri. Kita cari bahan-bahannya itu nanti, jadi jangan ada hambatan,” kata Luhut kepada Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, seperti dilansir dari keterangan tertulis, Ahad, 27 September 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.