Bantu Traveler di Bandara Soetta, Angkasa Pura II Luncurkan Social Media Center

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang di Terminal 1 keberangkatan  Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat, 27 Desember 2019. Hal ini karena pada sepanjang 2019 jumlah penumpang diperkirakan hanya akan mencapai 90,5 juta. Tempo/Tony Hartawan

    Calon penumpang di Terminal 1 keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat, 27 Desember 2019. Hal ini karena pada sepanjang 2019 jumlah penumpang diperkirakan hanya akan mencapai 90,5 juta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi meluncurkan Social Media Command Center (SMCC) atau Pusat Komando Sosial Media. Perusahaan menyebut layanan ini pertama di Indonesia dan mulai operasi 1 Oktober 2020.

    "Salah satu fokusnya adalah menghilangkan kebingungan traveler," Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020. Kebingungan yang dimaksud Awaluddin ialah mengenai prosedur atau peraturan di tengah pandemi Covid-19.

    Saat ini, pemerintah memang menerapkan sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi ketika ingin bepergian dengan pesawat. Awaluddin menyatakan pusat komando bertujuan untuk mendorong rasa nyaman dan aman traveler. "Melalui berbagai informasi misalnya mengenai strategi PT Angkasa Pura II guna mencegah Covid-19 di bandara,” ujarnya.

    Adapun pusat komando media sosial ini berada di Gedung 628 di kawasan Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng, Banten. Di sini akan ada pos terintegrasi yang dilengkapi dengan perangkat guna memantau dan menganalisa topik yang sedang hangat diperbincangkan di media arus utama dan media sosial. Secara khusus informasi tersebut terkait dengan Aangkasa Pura II Group dan 19 bandara yang dikelola perseroan.

    Hasil analisa kemudian dapat digunakan untuk memproduksi konten informasi yang menarik untuk disampaikan ke masyarakat atau traveler melalui media arus utama dan media sosial. Di samping itu, hasil analisa juga dapat digunakan untuk meningkatkan standar pelayanan di bandara-bandara.

    Menurut Angkasa Pura II dengan SMCC ini membuat perusahaan dapat menyajikan informasi yang menarik, tepat dengan cepat merespons pertanyaan traveler. "Di era digital ini arus informasi sangat deras dan AP II harus menjadi sumber informasi yang kredibel dan responsif, khususnya terkait dengan operasional penerbangan di 19 bandara," kata Awaluddin.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Pelaku Teror Kekerasan di Desa Lembantongoa

    Aksi teror kembali terjadi di Desa Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah, terjadi pada Jumat, 27 November 2020.