BRI Insurance Raih Predikat Asuransi Terbaik 2020

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama BRI Insurance Fankar Umran.

    Direktur Utama BRI Insurance Fankar Umran.

    INFO BISNIS -- Apresiasi positif kembali diterima BRI Insurance. Kali ini dari ajang Best Insurance Awards 2020 yang diselenggarakan Majalah Investor dan disiarkan secara langsung Stasiun TV Berita Satu, Selasa, 22 September lalu. Dalam acara yang dirangkai dengan diskusi panel virtual bertema “Peluang dan Tantangan Asuransi Hadapi New Era” ini, BRI Insurance memenangkan predikat Asuransi Terbaik 2020 kategori Asuransi Umum dengan total aset Rp 1 – Rp 5 triliun.

    Direktur Utama BRI Insurance Fankar Umran bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diterima.Menurutnya, di masa pandemi seperti ini, perusahaan asuransi umum harus melihat ulang dan mengamati portofolio bisnisnya. “Portofolio yang berdampak buruk perlu slowdown dan didorong kearah portofolio yang tidak terlalu berdampak. Tidak sedikit jenis usaha yang berkembang di masa pandemic ini,” katanya.

    Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holding Primus Dorimulu dalam pengantar diskusi, kinerja positif masih ditunjukkan perusahaan-perusahaan asuransi umum pada 2020. Hingga kuartal II (yty), pendapatan premi masih hijau, yakni 0,2 persen. Sementara bila dilihat dari sisi hasil investasi juga masih positif, yakni sebesar Rp 1,7 triliun.

    Dewan juri melakukan seleksi ketat dalam menyaring perusahaan-perusahaan asuransi yang layak diikutkan dalam pemeringkatan di ajang penghargaan yang rutin digelar setiap tahun ini. Ada lima syarat yang mesti dipenuhi, yakni mempublikasikan laporan keuangan 2019 yang telah diaudit, laporan keuangan 2019 tidak mendapat opini disclaimer, RBC (risk based capital) minimal 120 persen, ekuitas di atas Rp 200 Miliar dan aset pada 2019 di atas Rp 250 miliar.

    Kriteria positif lain yang dilihat adalah pertumbuhan aset rata-rata 2015-2019, pertumbuhan jumlah investasi rata-rata 2015-2019, pertumbuhan ekuitas rata-rata 2015-2019, dan pertumbuhan premi penutupan langsung 2015-2019. Lalu pertumbuhan premi neto rata-rata 2015-2019, pertumbuhan hasil underwriting rata-rata 2015-2019, pertumbuhan hasil investasi rata-rata 2015-2019, dan pertumbuhan laba bersih rata-rata 2015-2019.

    Kriteria berikutnya yakni pangsa pasar premi neto tahun 2019, rasio underwriting terhadap premi neto 2019, rasio kecukupan investasi, TATO (Total Aset Turn Over) 2017, ROA (return on assets) 2019, ROE (return on equity) 2019, dan RBC (risk based capital) 2019.

    “Perusahaan asuransi yang meraih predikat terbaik mampu membuktikan diri bisa bertahan menghadapi krisis keuangan, sekaligus kemampuan beradaptasi di tengah pandemi Covid-19,” ujar Ketua Dewan Juri Firdaus Djaelani.

    Penghargaan AsuransiTerbaik 2020 diberikan kepada 12 asuransi jiwa, sembilan asuransi umum dan tiga perusahaan reasuransi. Dewan juri menetapkan tiga perusahaan terbaik (best three) untuk masing-masing kategori.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.