Kemarin Ditutup Merah, Hari Ini IHSG Awali Perdagangan di Zona Hijau

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam sebesar lima persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. ANTARA/Reno Esnir

    Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam sebesar lima persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mengawali perdagangan di hari Selasa, 29 September 2020 ini pada zona hijau. Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG di Bursa Efek Indonesia berada pada level 4.932,2 atau naik 25,6 poin (0,52 persen) dibanding penutupan sebelumnya.

    Sebanyak 200 saham melaju di zona hijau dan 48 saham di zona merah. Sedangkan 103 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 519,1 miliar dengan volume 792,2 juta saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pola gerak IHSG saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Menurutnya, fluktuasi nilai tukar rupiah serta masih tercatatnya capital outflow secara year to date juga turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.

    Dia menilai potensi teknikal rebound masih terbuka lebar selama support level dapat dipertahankan. "Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang terbatas," kata William dalam keterangan tertulis

    Adapun dia memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 4.889 hingga 5.002 pada hari ini.

    Pada awal pekan kemarin, IHSG ditutup di zona merah di tengah penguatan mayoritas bursa kawasan Asia. IHSG pada Senin sore, 28 September 2020, ditutup melemah 22,93 poin atau 0,46 persen ke posisi 4.922,86. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 6,21 poin atau 0,82 persen menjadi 754,11.

    "Tidak ada data makroekonomi domestik maupun global yang memberikan high positive impact terhadap pasar. IHSG juga dipengaruhi sentimen Covid-19 second wave, post-Brexit talks, dan market juga menanti debat capres AS pada Selasa nanti," kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin.

    HENDARTYO HANGGI | ANTARA 

    Baca juga: Ditutup di Zona Merah, IHSG Melemah 0,46 Persen di Awal Pekan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.