DPR Cecar Bos Peruri Soal Isu Rp500 M yang Dibongkar Ahok

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peruri Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan PT Pos Indonesia (Persero) Terkait Pencetakan Prangko dan Benda   Filateli 2020.

    Peruri Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan PT Pos Indonesia (Persero) Terkait Pencetakan Prangko dan Benda Filateli 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya mendapat sejumlah pertanyaan dari anggota Komisi BUMN DPR hari ini. Beberapa anggota mempertanyakan soal isu permintaan uang Rp500 miliar dari Peruri ke PT Pertamina (Persero) yang diungkapkan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    "Kami ingin meminta penjelasan dari panjenengan, itu betul atau tidak?" kata anggota komisi Mufti Anam kepada Dwina dalam rapat di Gedung DPR, Senin, 28 September 2020.

    Jika benar, kata Anam, maka dia meminta apa alasan permintaan tersebut. Ia meminta jangan sampai menjadi isu liar seolah-olah Peruri ingin merampok uang rakyat di tengah pandemi.

    "Di tengah kondisi masyarakat yang cari makan saja susah," kata Anam yang merupakan anggota dari fraksi PDI Perjuangan ini. Ahok juga merupakan politikus dari PDI Perjuangan.

    Sebelumnya beredar video pendek yang berisi kekesalan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina kepada perusahaan yang tengah diawasinya tersebut. Selain itu Ahok juga menyinggung Kementerian BUMN hingga perusahaan pelat merah lainnya seperti Peruri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.