Produksi Tidak Bisa 100 Persen, PNRI: Target 2020 Hanya Bertahan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengaruh kertas dalam industri percetakan.

    Ilustrasi pengaruh kertas dalam industri percetakan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Sigit Yanuar Gunarto menceritakan kondisi perusahaannya di tengah pandemi Covid-19 ini. Tahun ini, perusahaan ini tidak memasang target muluk-muluk.

    "Targetnya hanya bertahan agar tetap eksis," kata Sigit dalam rapat bersama Komisi BUMN DPR di Jakarta, Senin, 28 September 2020.

    Sigit mengatakan perusahaannya telah melakukan pengetesan terhadap para pegawai mereka. Hasilnya per hari ini hanya ada satu pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Tidak parah, OTG (orang Tanpa Gejala), kami minta isolasi mandiri" kata dia.

    Di sisi lain, Sigit menyebut perusahaanya tidak bisa menerapkan work from home (WFH) 100 persen. "Kami ini pabrik," kata dia.

    Di masa pandemi ini pun, PNRI tetap beroperasi mencetak produk seperti dokumen negara, kartu bantuan sosial, dan kartu lainnya. Mereka mencoba menerapkan kapasitas pegawai 25 hingga 50 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.