Lusa, Lalu Lintas di Tol Cipularang Akan Dialihkan karena Ada Pekerjaan Proyek

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arus kendaraan bergerak perlahan melintasi ruas Tol Cipularang Km 118 yang tebingnya longsor hingga mengancam badan jalan tol dan perkampungan di Desa Sukatani, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 19 Februari 2020. Polisi dan Dishub menilai lalu lintas di ruas tol arah Bandung Jakarta tersebut cukup aman dilalui. TEMPO/Prima Mulia

    Arus kendaraan bergerak perlahan melintasi ruas Tol Cipularang Km 118 yang tebingnya longsor hingga mengancam badan jalan tol dan perkampungan di Desa Sukatani, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 19 Februari 2020. Polisi dan Dishub menilai lalu lintas di ruas tol arah Bandung Jakarta tersebut cukup aman dilalui. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerjaan konstruksi jembatan Proyek Japek II Selatan milik PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) pada Ramp 4, tepatnya berada di kilometer 76+200 Jalan Tol Cipularang akan dilanjutkan kembali. Proyek tersebut akan dilakukan untuk proses penambahan pemasangan safety net dan pemasangan safety deck.

    Jasamarga Metropolitan Tollroad pengelola Jalan Tol Cipularang bersama PT JJS berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalulintas, dengan mengalihkan lalulintas yang menuju Jakarta maupun yang menuju Bandung. Hal ini dijelaskan oleh General Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Thomas Dwiatmanto,

    "Pekerjaan akan dimulai pada tanggal 29 September 2020 pada pukul 01.00 - 04.00 WIB. Pengguna jalan yang menuju Jakarta akan dialihkan untuk mengunakan lajur detour pada Km 74+650 sampai dengan Km 76+400. Sedangkan pengguna jalan yang menuju ke Bandung dialihkan melalui lajur detour pada Km 77+450 sampai dengan Km 75+400," kata dia dalam keterangan tertulis, Ahad, 27 September 2020.

    Thomas juga menambahkan, untuk sementara kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Sadang akan dialihkan menuju jalan nasional. "Demi memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan yang menuju Jakarta maupun menuju ke Bandung melewati Gerbang Jalan Tol Sadang, akan kami alihkan melalui jalan nasional, kemudian dapat masuk kembali di GT Cikopo untuk meneruskan perjalanan menggunakan jalan tol," ujar Thomas.

    Untuk pelaksanaan pekerjaan dan pengalihan lalulintas tersebut, Jasa Marga telah memasang rambu-rambu lalulintas, termasuk rambu petunjuk arah guna memberikan informasi yang jelas kepada pengguna jalan.

    Jasa Marga dan PT JJS memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut, dan mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanannya.

    Baca juga: Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Akhirnya Ditunda, Ini Sebabnya

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.