Jasa Marga Ikuti Tender Proyek Jalan Tol Terpanjang di Pulau Jawa

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Pondok Pinang-TMII, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Mei 2020. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi volume lalu lintas selama Lebaran akan mengalami penurunan signifikan sebesar 62,5 persen untuk pra Idul Fitri dan sebesar 58,7 persen untuk pasca Idul Fitri akibat larangan mudik selama pandemi COVID-19. ANTARA

    Foto aerial sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Pondok Pinang-TMII, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Mei 2020. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi volume lalu lintas selama Lebaran akan mengalami penurunan signifikan sebesar 62,5 persen untuk pra Idul Fitri dan sebesar 58,7 persen untuk pasca Idul Fitri akibat larangan mudik selama pandemi COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Emiten pengelola jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) beserta anggota konsorsiumnya telah melayangkan proposal prakualifikasi pelelangan jalan tol Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap. 

    Corporate Secretary Jasa Marga Mohamad Agus Setiawan mengatakan, proses prakualifikasi pelelangan jalan tol ruas Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap telah dimulai pada tanggal 5 Agustus 2020. Saat ini, konsorsium Jasa Marga telah memasukkan dokumen prakualifikasi ke panitia pelelangan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

    “Kami sudah menyampaikan surat izin untuk melakukan perubahan komposisi saham kemitraan di konsorsium. Bila sudah mendapatkan restu dari Pak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan disampaikan perubahannya,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis 24 September 2020.

    Ia melanjutkan, dalam proses pendaftaran, konsorsium berencana melakukan perubahan komposisi saham kemitraan. Meski demikian, ia tidak menyebut bentuk perubahan komposisi yang dilakukan oleh konsorsium.

    Menurut informasi yang tercatat pada laman resmi Kementerian PUPR, jalan tol Gedebage – Tasikmalaya - Cilacap akan memiliki 10 simpang susun. Rencananya jalan tol ini akan memiliki 2 jalur dengan masing-masing 2 lajur dan akan beroperasi pada 2024 mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.