Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah, Luhut: Penanganan Berjalan Terkendali

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Bintan - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia berjalan cukup bagus. "Penanganan terus berjalan dan terkendali," katanya usai rapat koordinasi pimpinan bersama para pimpinan kementerian dan lembaga yang digelar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di kawasan wisata Lagoi Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 25 September 2020. 

    Luhut sebelumnya secara khusus ditunjuk Presiden Joko Widodo Koordinator Penanganan Covid-19 di sembilan Provinsi di Indonesia. Per hari ini tercatat angka kasus Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah.

    Jumlah positif ada 266.845 kasus, sebanyak 196.196 pasien sembuh dan jumlah meninggal mencapai 10.218. Adapun jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per hari ini mencapai 266.845 orang, atau naik 4.823 ketimbang kemarin.

    Sementara itu, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional atau PEN hingga akhir September 2020 ini mencapai 30,9 persen atau sebesar Rp 254 triliun. Realisasi anggaran ini diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat kelas menegah ke bawah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.