Resesi Kian Dekat, Simak 7 Hal Penting yang Harus Anda Siapkan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi investasi. pixabay

    Ilustrasi investasi. pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Proyeksi resesi yang akan terjadi semakin terang saat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan revisi prediksi pemerintah teranyar tentang kondisi perekonomian nasional. Bila sebelumnya pemerintah masih optimistis, namun kemarin bendahara umum negara tersebut menyebutkan perkiraan pemerintah soal pertumbuhan ekonomi bakal minus 2,9 persen di kuartal ketiga tahun ini. 

    Artinya dalam dua kuartal berturut-turut pertumbuhan ekonomi di bawah 0 persen dan secara teknikal perekonomian sudah memasuki resesi. Namun resesi tak hanya dialami Indonesia, sejumlah negara bahkan sudah menghadapinya beberapa waktu sebelum ini.

    Lalu, apa saja yang harus dilakukan khususnya untuk memastikan keuangan Anda dalam kondisi baik bahkan jika ekonomi goyah? Forbes mencatat sedikitnya ada tujuh langkah yang bisa disiapkan, yakni:

    1. Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa

    Jika ada anak, pasangan atau anggota keluarga lain yang bergantung pada penghasilan Anda saat ini dan di masa depan, maka asuransi memegang peranan sangat penting. Anda perlu memastikan bahwa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa yang dimiliki telah memadai. Perhatikan juga asuransi jiwa dimiliki melalui perusahaan Anda.

    Saat membeli asuransi jiwa individu, asuransi jiwa berjangka kemungkinan adalah pilihan terbaik. Bila anak-anak masih kecil, pertimbangkan kebijakan jangka waktu 20 tahun. Bila perlu, Anda bisa membandingkan tarif premi yang ditawarkan sejumlah perusahaan asuransi secara online.

    Alasan lain untuk mendapatkan polis kehidupan berjangka sekarang adalah karena Anda mungkin tidak sehat di masa depan. Selain itu, akan ada penghematan jika Anda menetapkan premi yang lebih rendah sekarang saat dalam keadaan sehat.

    2. Top Up Dana Darurat Anda

    Yang juga penting saat ekonomi tidak stabil adalah kepastian memiliki biaya hidup selama 3-6 bulan ke depan dan disimpan dalam bentuk dana darurat. Dana darurat di rekening tabungan ini penting sebagai bantalan jika ada keperluan mendesak di samping kewajiban membayar makanan, keperluan mobil, obat-obatan, atau cicilan.

    3. Pangkas Biaya Overhead

    Yang harus diperhatikan saat kebutuhan paket telepon yang bagus, WiFi yang solid, dan banyak konten untuk ditonton di TV dirasa semakin penting, ada baiknya Anda mengevaluasi biaya yang dikeluarkan. Caranya dengan membandingkan biaya paket telepon seluler dengan beberapa operator telepon dan memilih yang termurah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.