PSBB DKI, Operasional Kereta Bandara Dikurangi Jadi 40 Perjalanan per Hari

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) melepas perjalanan kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu 5 Oktober 2019. Beroperasinya layanan KA Bandara dari Stasiun KA Bandara Manggarai menjadi moda transportasi alternatif bagi penumpang dari Bekasi, Depok, Cikarang dan Bogor untuk mengakses Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) melepas perjalanan kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu 5 Oktober 2019. Beroperasinya layanan KA Bandara dari Stasiun KA Bandara Manggarai menjadi moda transportasi alternatif bagi penumpang dari Bekasi, Depok, Cikarang dan Bogor untuk mengakses Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Railink akan menyesuaikan operasional Kereta Bandara Soekarno-Hatta mulai Senin, 21 September 2020, terkait pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di DKI Jakarta.

    Plt Direktur Utama PT Railink Mukti Jauhari mengatakan KA Bandara akan beroperasi mulai pukul 05.40-17.40 WIB untuk relasi Stasiun Manggarai sampai Stasiun Bandara Soekarno-Hatta dan mulai pukul 06.57-18.57 WIB untuk relasi Stasiun Bandara Soekarno-Hatta sampai Stasiun Manggarai.

    “Mulai 21 September 2020, KA Bandara Soekarno-Hatta akan melakukan penyesuaian jadwal perjalanan dari 48 perjalanan menjadi 40 perjalanan per hari,” kata Mukti dalam siaran pers, Sabtu, 19 September 2020.

    Dia menambahkan KA Bandara bisa menjadi alternatif transportasi yang aman bagi masyarakat karena kami melaksanakan penerapan protokol kesehatan yang ketat baik dari sisi layanan, petugas, maupun fasilitas.

    Operasional Kereta Api Bandara ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan SE Ditjen KA Kemenhub No. 14/2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19.

    Adapun, langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19 yang dilakukan antara lain, penerapan protokol kesehatan bagi seluruh petugas KA Bandara dengan wajib mengenakan masker, faceshield, pengecekan suhu tubuh secara berkala dan pemeriksaan oleh petugas kesehatan.

    Pelaksanaan rapid test bagi seluruh karyawan dan petugas frontliner KA Bandara untuk memastikan semua petugas dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang. Menyediakan wastafel dan sabun cuci tangan di masing- masing stasiun maupun di dalam Kereta Api Bandara.

    Pemasangan sekat pembatas antar kursi dalam kereta di seluruh sarana Kereta Api Bandara. Penyemprotan cairan desinfektan secara berkala baik di dalam Kereta Api Bandara maupun seluruh fasilitas di stasiun–stasiun.

    Pemasangan tanda/ marka pada fasilitas Kereta Api Bandara untuk mendukung penerapan jaga jarak antar penumpang (physical distancing). “Selain itu, bagi calon penumpang KA Bandara yang tidak memenuhi ketentuan tidak kami izinkan untuk menggunakan layanan KA Bandara," ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.