27 Hotel Berbintang di DKI Disiapkan untuk Tampung Pasien Isolasi Mandiri

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sebuah ambulans memasuki area RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 16 Sepetember 2020. Pada Rabu (16/9) pagi tadi, tidak ada antrean ambulans menuju pintu masuk Rumah Sakit Wisma Atlet. Hanya sesekali ambulans masuk ke rumah sakit melewati jalur satu itu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan kamar hotel yang disiapkan pemerintah untuk menampung pasien yang terjangkit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melakukan isolasi mandiri. PHRI menyebutkan ada 27 hotel di lima titik wilayah DKI Jakarta terdiri dari hotel bintang II dan bintang III yang disiapkan.

    "Hotel bintang II dan bintang III, sesuai permintaan pemerintah," kata Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI, Yusran Maulana, melalui diskusi virtual pada Jumat, 18 September 2020. Kini jumlah ruang tersedia sebanyak 3.700 kamar.

    Terkait protokol kesehatan pasien yang disiapkan di sejumlah hotel, Yusran mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah menyiapkan program kampanye protokol kesehatan bernama I Do Care atau Indonesia Care. Di sini, pihak hotel disiapkan untuk mengikuti pelatihan seputar kebersihan hingga menyiapkan makanan.

    Selain itu, program protokol kesehatan pun akan disiapkan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 dengan pelatihan terkait pengelolaan pasien yang ditampung di hotel tersebut. Sementara dari pihak hotel, dia menambahkan, protokol sudah disiapkan sejak awal. "Tinggal nanti Gugus Tugas melakukan sertifikasi untuk kesiapan itu," ujarnya.

    Adapun 27 hotel ini disiapkan di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan. Hotel tersebut tidak langsung terpakai, namun proses pemakaian sebagai tempat penampungan digunakan bertahap, yang disesuaikan dengan ruang hunian yang tersedia di Wisma Atlet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.