Luhut Sebut Sirkulasi Udara di Perkantoran Bisa Jadi Sumber Penularan Covid

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri ke kanan---Kanghyun Lee, Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; Sofjan Wanandi, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia); Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; dan Lambock V. Nahattands, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Hukum. (Hyundai Indonesia)

    Dari kiri ke kanan---Kanghyun Lee, Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; Sofjan Wanandi, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia); Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; YoungTack Lee, President of Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarters; dan Lambock V. Nahattands, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Hukum. (Hyundai Indonesia)

    TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komita Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sirkulasi udara di perkantoran bisa menjadi sumber masalah penyebaran Covid-19.

    Dia pun meminta pemerintah-pemerintah daerah melakukan tindakan preventif dengan memastikan udara di gedung-gedung kantor tersaring dengan baik.

    “Kami meminta pemda melakukan tindakan preventif perkantoran untuk sirkulasi udara. AC ini juga jadi sumber masalah, itu AC sentral,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Jumat, 18 September 2020.

    Informasi ini ia klaim diperoleh dari stafnya yang ahli di bidang tersebut. Luhut lalu menyarankan pemilik-pemilik kantor untuk segera mengecek kelayakan pendingin ruangannya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

    Dia juga meminta ruang keluar-masuk udara rutin dibersihkan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini lantas menceritakan bahwa kondisi AC serta sirkulasi udara di kantornya juga perlu dilakukan perawatan lantaran telah berusia 40 tahun.

    “Itu saya minta dibersihkan dan udara (jendela) dibuka saja meski pakai AC,” kata Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.