IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat ke Level 5.058,95

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar menunjukkan aktivitas pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis siang, 10 September 2020. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt) karena IHSG jatuh lebih dari 5%. Tempo/Tony Hartawan

    Layar menunjukkan aktivitas pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis siang, 10 September 2020. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt) karena IHSG jatuh lebih dari 5%. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini, Kamis, 17 September 2020, dibuka menguat 0,47 poin atau 0,01 persen ke posisi 5.058,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 stagnan di posisi 781,37.

    Senmentara itu, MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG masih rentan terkoreksi lebih lanjut pada perdagangan hari ini sebelum rebound dalam jangka pendek. Kemarin IHSG ditutup melemah dan turun 0,8 persen ke level 5.058.

    "Kami memperkirakan IHSG masih rentan untuk melanjutkan koreksinya sekaligus menutup gap yang terdapat pada level 5.016 - 5.051," tulis Tim Riset MNC Sekuritas lewat riset harian, Kamis, 17 September 2020.

    Namun, selama tidak terkoreksi agresif ke bawah 5.016, IHSG diprediksi masih berpeluang menguat dalam jangka pendek ke arah 5.130 terlebih dahulu. Investor diminta untuk tetap waspada apabila IHSG terkoreksi agresif ke bawah 5.016 bahkan 4.753 karena pelemahan berikutnya akan bergerak ke arah 4.500 - 4.650.

    MNC Sekuritas memperkirakan hari ini level support berada di 5.000 dan  4.753. Sementara level resistance di kisaran 5.220 dan 5.381.

    Adapun Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi pergerakan IHSG bakal terkonsolidasi wajar sebelum dapat kembali melanjutkan kenaikan jangka pendeknya. Sejumlah data perekonomian tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia yang akan dirilis pada hari ini akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

    “Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek dikarenakan kondisi perekonomian masih cukup stabil,” kata William seperti dikutip dari risetnya.  

    ANTARA | BISNIS

    Baca: Saham BCA Terbanyak DiIepas Investor Asing, IHSG Ditutup Melemah jadi 5.058,48


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.