Asosiasi Kontraktor Minta Pemerintah Ringankan Beban Perusahaan Konstruksi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pekerjaan Konstruksi

    Ilustrasi Pekerjaan Konstruksi

    TEMPO.CO, Jakarta -Dampak pandemi Covid-19 terhadap bisnis jasa konstruksi diakui sangat besar, tapi belum sampai menyebabkan perusahaan di Asosiasi Kontraktor Indonesia menutup usahanya.

    Sekretaris Jenderal Asosiasi Kontraktor Indonesia Joseph Pangalila menjelaskan jumlah proyek yang bisa digarap saat ini sangat jauh berkurang dibandingkan kondisi normal.

    "Jumlah pekerjaan atau proyek sangat berkurang karena pandemi ini, tapi anggota AKI belum ada yang menutup usahanya. Namun sangat terdampak," ujarnya kepada Bisnis Rabu, 16 September 2020.

    Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akibat pandemi Covid-19, anggaran 2020 di kementerian tersebut telah direalokasi dari sebelumnya di angka Rp 120,2 triliun menjadi Rp 75,63 triliun atau berkurang Rp 44,58 triliun.

    Joseph menjelaskan AKI saat ini sedang mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk meringankan beban perusahaan konstruksi yang menjadi anggotanya.

    Misalnya, dengan mengurangi besaran pajak yang dikenakan kepada perusahaan, seperti sektor lain yang telah diberikan relaksasi pajak.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.