Tak Lagi Positif Covid-19, Edhy Prabowo Mengaku Sudah Bisa Makan Enak

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan keterangan saat menghadiri open house yang digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Natal, di Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memberikan keterangan saat menghadiri open house yang digelar di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Natal, di Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaJuru Bicara Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan kondisi kesehatan terakhir Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Dalam keterangan persnya, Sufmi menyebutkan kader Partai Gerindra tersebut sempat positif terkena Covid-19.

    "Edhy Prabowo pertama ditangani RS Polri Kramat Jati lalu dipindah ke RSPAD Gatot  Subroto," ujar Sufmi seperti dikutip dari keterangannya, Rabu, 16 September 2020.

    Sufmi menjelaskan, Edhy Prabowo dirawat intensif dan kini kondisinya baik-baik saja. "Sempat masuk ICU untuk perawatan lebih baik dan dalam keadaan sadar," katanya.

    Lebih jauh Sufmi mengaku baru saja menelepon Edhy Prabowo. "Lima menit yang lalu, saya sudah komunikasi lewat telepon. Edhy Prabowo bilang keadaannya sehat, dan sudah makan enak. Alhamdulillah hasil swab sudah negatif," ujarnya.

    Pernyataan Sufmi tersebut disampaikan untuk menghindari simpang siur pemberitaan di media massa. 

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Aryo Hanggono terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar tersebut dibenarkan oleh Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Andreau Pribadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.