Minggu, 20 September 2020

Airlangga Sebut 143 Perusahaan Asing Sedang Berencana Relokasi Investasi ke RI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan  terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyatakan ada 143 perusahaan asing tengah berencana merelokasi investasi ke Indonesia. Sejumlah negara itu di antaranya adalah Amerika Serikat (AS), Taiwan, Korea Selatan, Hong Kong, Jepang, dan Cina.

    “Data dari BKPM terdapat 143 perusahaan yang memiliki rencana realokasi investasi ke Indonesia dengan potensi penyerapan tenaga kerja lebih dari 300 ribu orang,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara HSBC Economic Forum di Jakarta, Rabu, 16 September 2020.

    Rencana relokasi investasi ini, menurut Airlangga, sebagai respons yang terjadi di masa pandemi Covid-19. Pandemi secara tidak langsung telah memberikan pelajaran berharga bahwa rantai pasok barang tidak bisa terpusat di satu negara.

    “Kini banyak perusahaan multinasional yang mulai relokasi dari Cina ke negara Asia lain, terutama ASEAN,” ujar Airlangga. Hal ini, menurut dia, yang kemudian menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menggantikan posisi Cina sebagai tujuan investasi dari hubungan rantai pasok baru di pasar global.

    Namun begitu, kata Airlangga, risiko ketidakpastian pada tahun ini masih sangat tinggi sehingga ekonomi Indonesia menghadapi tantangan baik eksternal dan internal.

    Airlangga menjelaskan, tekanan dari sisi eksternal merupakan ketidakpastian global yang berakar pada pandemi Covid-19 sehingga menyebabkan perekonomian global diprediksikan masih buruk. Sementara dari sisi internal merupakan tekanan yang terjadi sejalan dengan perlambatan ekonomi dunia yaitu pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia pada kuartal II terkontraksi 5,32 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.