143 Perusahaan Mau Relokasi, Airlangga: Segera Selesaikan Omnibus Law

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberi sambutan dalam acara Kampanye Nasional

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberi sambutan dalam acara Kampanye Nasional "Jangan Kendor! Disiplin Pakai Masker" di Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ahad, 30 Agustus 2020. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali menyampaikan rencana relokasi 143 perusahaan ke Indonesia. Mereka berasal dari Amerika Serikat, Taiwan, Korea Selatan, Hongkong, dan Cina.

    "Potensi tenaga kerjanya 300 ribu," kata Airangga dalam acara HSBC Economic Forum secara virtual pada Rabu, 16 September 2020.

    Untuk menangkap peluang relokasi ini, kata Airlangga, pemerintah menyadari pentingnya meningkatkan iklim investasi di tanah air. Untuk itu, ada empat strategi yang sudah disiapkan pemerintah dan akan dipercepat.

    Pertama adalah Rancangan Undang-Undang atau RUU Omnibus Law Cipta Kerja. "Segera selesaikan pembahasan RUU Cipta Kerja dengan DPR," kata dia.

    Omnibus Law ini, kata Airlangga, menyasar penciptaan lapagan kerja, kompetensi, kesejahteraan, dan produktivitas para pencari kerja. Kemarin, Airlangga menyebut Omnibus Law ini sudah tahap finalisasi dan mencapai 90 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.