Pegadaian Perpanjang Program Gadai tanpa Bunga Sampai Akhir 2020

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah nasabah tengah mengantre pelayanan di Kantor Pegadaian Pusat, Jakarta, Senin, 20 April 2020. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo mengatakan pada periode Maret tren gadai emas mengalami kenaikan mencolok. Tempo/Tony Hartawan

    Sejumlah nasabah tengah mengantre pelayanan di Kantor Pegadaian Pusat, Jakarta, Senin, 20 April 2020. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo mengatakan pada periode Maret tren gadai emas mengalami kenaikan mencolok. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) memperpanjang program gadai tanpa bunga hingga akhir tahun ini. Program tersebut berlaku untuk pinjaman dengan nilai hingga Rp 1 juta.

    "Kondisi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Karena itu Pegadaian memperpanjang program ini agar masyarakat dapat merasakah kehadiran perusahaan sebagai solusi keuangan yang tepat," ujar Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Pegadaian Basuki Tri Andayani pada Selasa, 15 September 2020.

    Dia menjelaskan bahwa perseroan memperpanjang program tersebut untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi virus corona.

    Pegadaian memberikan program bunga 0 persen bagi pinjaman dengan nominal paling besar Rp 1 juta. Program tersebut akan berlaku hingga 31 Desember 2020 dan dapat langsung dimanfaatkan oleh nasabah Pegadaian di seluruh Indonesia.

    Masyarakat dapat mengajukan program tanpa bunga tersebut dengan menggadaikan barangnya, melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan mengisi formulir yang telah disediakan outlet Pegadaian. Menurut Basuki, setiap keluarga hanya bisa mengakses satu transaksi agar lebih banyak keluarga yang bisa memperoleh manfaat program tersebut.

    Program Gadai Peduli diluncurkan oleh Pegadaian pada Maret 2020, saat pandemi virus corona menghantam Indonesia. Hingga Agustus 2020, program tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta nasabah

    "Total pinjaman mencapai Rp 1,39 triliun dengan rata-rata pinjaman Rp 690.000. Hal ini telah membantu masyarakat dalam memperoleh solusi keuangan di tengah pandemi yang berdampak pada kondisi perekonomian," ujarnya.

    Basuki menjelaskan bahwa Pegadaian selalu menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran virus corona dalam memberikan pelayanan di kantor-kantornya. Perseroan selalu melakukan pengukuran suhu badan, memastikan nasabah memakai masker dan mencuci tangan, serta selalu menjaga jarak saat mendapatkan pelayanan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.