Minggu, 20 September 2020

Cina Kucurkan Stimulus USD 600 M Tahun Depan, Luhut: Ini Peluang Ekspor RI

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan seusai menghadiri diskusi bertajuk 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan seusai menghadiri diskusi bertajuk 'Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara' di Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan rencana Cina menggelontorkan stimulus US$ 600 miliar bisa menjadi peluang bagi Indonesia.

    “Tahun depan Cina akan kasih stimulus 600 miliar dolar untuk ekonomi dia. Apa dampaknya buat kita? Ini peluang ekspor kita,” ujar Luhut dalam siaran langsung, Selasa, 15 September 2020.

    Karena itu, ia mengatakan pemerintah akan menggenjot untuk memperbaiki produksi dalam negeri untuk produk yang bisa diekspor ke Negeri Tirai Bambu. Komoditas yang dibidik masuk ke sana antara lain bijih besi alias iron ore.

    Luhut menargetkan Indonesia bisa mengirim bijih besi hingga US$ 13-15 miliar dengan tetap memperhatikan kebutuhan dalam negeri. Ia berujar, meskipun membidik ekspor, kebutuhan dalam negeri juga mesti dijaga.

    “Kita juga harus seimbangkan ekspor impor kita, sehingga saya lihat tahun 2024 CAD (defisit neraca transaksi berjalan) is not a big deal anymore karena hanya dengan ekspor iron ore dan iron steel aja,” ujar Luhut.

    Ia mengatakan dari ekspor bijih besi dan baja saja Indonesia bisa meraup US$ 30-35 miliar, belum termasuk dengan olahan lain seperti bauksit.

    Menurut Luhut, saat ini rantai pasok material logam di dalam negeri dari hulu ke hilir sudah mulai berjalan. Ia mengatakan gagasan itu bukan hanya mimpi, melainkan sudah dijalankan, salah satunya di kawasan industri Morowali. Ia mengklaim kawasan tersebut kini sudah menjadi daerah industri terpadu terbesar kelima di dunia.

    “Anda bisa lihat bagaimana efisiennya, bagaimana hebatnya teknologi di sana. Ini hilirisasi industri nikel. sampai ujungnya, ini semua kita mainkan sekarang,” ujar Luhut.

    Nantinya, proses pengolahan di sana juga akan ditambahkan dengan proses daur ulang baterai lithium bekas. Dengan demikian, bisa diserap kembali 99 persen. Sementara, bijih nikel berkualitas rendah nanti bisa diekstrak menjadi kobalt dan bisa menjadi bagian dari bahan baterai lithium.

    “Ini data yang kami buat, fokus Indonesia pada hilirisasi nikel,” ujarnya. Ia mengatakan pemerintah akan terus mendorong hilirisasi demi memberikan nilai tambah pada komoditas-komoditas di Tanah Air.

    CAESAR AKBAR

    Baca juga: Luhut Sebut Jokowi Lobi Presiden Cina Xi Jinping untuk Impor Batu Bara RI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.