Minggu, 20 September 2020

Sri Mulyani Jelaskan Penyebab Pembiayaan Investasi 2021 Lebih Rendah dari 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020. Dalam raker tersebut, Sri Mulyani dan Komisi Xi membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Total anggaran untuk pembiayaan investasi pada 2021 ditetapkan sebesar Rp 169,05 triliun, lebih rendah dari tahun 2020 ini yang mencapai Rp 257,1 triliun. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, pembiayaan investasi tahun ini memang lebih tinggi karena adanya alokasi anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    "Jadi (tahun depan) terjadi penurunan," kata Sri Mulyani dalam rapat bersama Komisi Keuangan DPR di Jakarta, Selasa, 15 September 2020. 

    Dari uang Rp 169,05 triliun ini, lebih dari separuhnya dialokasikan untuk anggaran pendidikan dan infrastruktur. Masing-masing yaitu Rp 51 triliun dan infrastruktur Rp 45,1 triliun. Sehingga totalnya menjadi Rp 96,1 triliun atau 56,8 persen dari total pembiayaan. Adapun rinciannya yaitu sebagai berikut:

    Pertama, Program SDM yang Berkualitas Rp 51 triliun
    1. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Rp 20 triliun
    2. Dana Abadi Penelitian Rp 3 triliun
    3. Dana Abadi Kebudayaan Rp 2 triliun
    4. Dana Abadi Perguruan Tinggi Rp 4 triliun
    5. Cadangan Pembiayaan Pendidikan Rp 22 triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.