PT PP Bangun Apartemen di Bogor Senilai Rp 1,29 Triliun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi apartemen. Sumber Pixabay/asiaone.com

    Ilustrasi apartemen. Sumber Pixabay/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, memulai pembangunan proyek Apartemen Bogor Heritage dan Ecopark, Bogor Timur, Jawa Barat, dengan nilai kontrak Rp 1,29 triliun yang ditargetkan selesai Maret 2022.

    "Kami akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus berkomitmen untuk tetap memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan pelanggan dan menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek ini sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama," kata Direktur Operasi 1 PT PP (Persero) Anton Satyo Hendriatmo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 13 September 2020.

    Usai acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan proyek yang dimiliki oleh PT Sejahtera Eka Graha tersebut Minggu, Anton mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini, perseroan akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan proyek agar pelaksanaan proyek ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

    Acara peletakan batu pertama tersebut diselenggarakan di lokasi proyek dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat bagi para tamu undangan yang hadir dan menerapkan jaga jarak satu sama lainnya.

    Sebagai perusahaan kontraktor BUMN yang berpengalaman, kata Anton, perseroan mengutamakan keselamatan dan kualitas di dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

    Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh perseroan, antara lain pekerjaan perencanaan desain pembangunan dan Detail Engineering Design (DED), pekerjaan persiapan, prasarana dan penunjang, pekerjaan jalan akses, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (MEP).

    Perseroan akan membangun apartemen sebanyak tujuh menara di mana setiap menara terdiri dari dua basement, 18 lantai, dan satu lantai atap.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.