Kominfo: Sektor Informatika dan Komunikasi Naik 10,8 Persen pada Kuartal II 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate usai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Dalam waktu dekat, Komisi I DPR akan segera membahas RUU Perlindungan Data Pribadi dengan pemerintah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate usai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Dalam waktu dekat, Komisi I DPR akan segera membahas RUU Perlindungan Data Pribadi dengan pemerintah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut sektor informatika dan komunikasi (infokom) memiliki peran besar pada percepatan pembangunan infrastruktur digital. 

    Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dedy Permadi mengatakan sektor tersebut memberikan kontribusi positif terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yaitu 4,6 persen.

    “Infokom menyimpan peluang besar, sektor infokom tumbuh positif hingga dua digit pada kuartal II/2020 yaitu sebesar 10,88 persen dan persentase ini berkontribusi sebesar 4,6 persen terhadap PDB Indonesia,” ujarnya lewat diskusi virtual, Jumat 11 September 2020.

    Apabila dibandingkan dengan 2019, dia menyebutkan sektor infokom meningkat sebesar 1,2 persen dari tahun sebelumnya. Menurutnya, sektor tersebut sangat potensial untuk dikembangkan saat pandemi Covid-19.

    Sementara itu, dari sisi jaringan, katanya, melalui pendekatan administasif yang diukur dari banyak desa dan kelurahan yang belum terjangkau 4G terdapat 12.548 desa dan kelurahan yang tidak mendapatkan akses.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.