Trending Bisnis: Wamenlu Sebut Krisis Ekonomi Bunuh Kehidupan hingga IHSG Jeblok

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa ambulans yang tiba di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet bukan berarti semua tower terisi pasien. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas memeriksa ambulans yang tiba di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penyalaan lampu-lampu di Wisma Atlet bukan berarti semua tower terisi pasien. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Kamis, 10 September 2020, dimulai dari permintaan Wakil Menteri Luar Negeri agar tak ada pertentangan penanganan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi. Selain itu ada berita tentang rencana Luhut Pandjaitan dan Anies Baswedan yang akan meninjau Wsima Atlet.

    Ada juga kritik dari epidemiolog soal pemerintah yang tak bekerja dalam sistem kenegaraan dalam menangani pandemi Covid-19 serta pernyataan Airlangga Hartarto soal IHSG menuai protes dari kalangan politikus. Selain itu ada berita tentang Direktur Utama PT INTI yang memaparkan soal penundaan pembayaran gaji karyawan sejak Mei 2019 serta Gubernur DKI Jakarta diminta membuat pengecualian dalam penerapan PSBB mendatang. 

    Keenam topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis Tempo.co. Berikut selengkapnya enam berita bisnis yang trending tersebut:

    1. Wamenlu: Pandemi Membunuh Manusia, tapi Krisis Ekonomi Membunuh Kehidupan

    Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menyatakan perlu pendekatan khusus untuk memitigasi dampak penurunan kinerja ekonomi akibat pembatasan sosial. Ia khawatir penurunan pertumbuhan ekonomi karena PSBB pada kuartal sebelumnya bisa terulang.

    “Saya betul-betul khawatir kesinambungan (industri) untuk jangka menengah dan jangka panjang,” ucap Mahendra.

    Namun demikian, Mahendra meminta agar penanganan kesehatan dan ekonomi tidak dipertentangkan karena keduanya sama-sama penting. “Karena pandemi membunuh manusia, tapi krisis ekonomi membunuh kehidupan,” ucapnya.

    Baca selengkapnya mengenai krisis ekonomi di sini.

    2. RS Corona Disebut Hampir Kolaps, Luhut dan Anies Akan Tinjau Wisma Atlet

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memantau langsung kondisi RS Darurat Corona di Wisma Atlet, Kemayoran. Kunjungan keduanya menurut rencana akan dilakukan pada Sabtu, 12 September 2020 lusa.

    “Mereka semua berencana meninjau Wisma Atlet hari Sabtu ini untuk melihat secara langsung kondisi di sana dan memastikan segala kesiapan yang ada,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, kepada Tempo, Kamis, 10 September 2020.

    Jodi mengatakan Luhut telah berkoordinasi dengan Anies Baswedan setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik rem darurat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), semalam. Dalam sebuah rapat, keduanya membicarakan pelbagai dampak setelah pengetatan aktivitas diberlakukan hingga kondisi terkini rumah sakit di Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.