Menperin Khawatir Kebijakan PSBB Anies Baswedan Buat Industri Kian Tertekan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu industri rumahan kawasan Pasar Gembrong, Jakarta, Selasa 1 September 2020. Menurunnya produksi disebabkan banyak pelanggan, terutama pengusaha warung makan, terpaksa tutup akibat diterapkannya PSBB sehingga berpengaruh pada omzet penjualan. TEMPO/Subekti.

    Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu industri rumahan kawasan Pasar Gembrong, Jakarta, Selasa 1 September 2020. Menurunnya produksi disebabkan banyak pelanggan, terutama pengusaha warung makan, terpaksa tutup akibat diterapkannya PSBB sehingga berpengaruh pada omzet penjualan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita khawatir rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB secara ketat bisa memengaruhi kinerja industri manufaktur di Tanah Air.

    "Apalagi kalau diikuti provinsi lain di RI yang kembali menerapkan PSBB ketat, kami melihat industri yang sudah menggeliat ini kami khawatir mendapat tekanan. Tapi memang kami sampaikan, bagi pemerintah, kesehatan masyarakat itu suatu hal yang tidak bisa ditawar," ujar Agus dalam konferensi video, Kamis, 10 September 2020.

    Agus mengatakan kementeriannya saat ini terus mendorong utilisasi industri nasional agar semakin kuat di tengah pandemi ini. Sebelum didera pagebluk, kata dia, utilisasi industri nasional itu ada di kisaran 75 persen. Namun, setelah Covid-19 merebak. angka tersebut anjlok ke rata-rata 30-35 persen pada April dan Mei.

    Saat ini, kata Agus, utilisasi pabrik nasional berada pada rata-rata 53-54 persen dan akan didorong mencapai kisaran 60 persen pada keseluruhan 2020. "Tentu 2020 akan banyak kaitannya apabila nanti diterapkan PSBB ketat bukan hanya Jakarta tapi daerah dan provinsi besar." kata dia.

    Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bakal mewajibkan seluruh perkantoran tutup mulai Senin, 14 September 2020. Sebabnya, Pemerintah DKI memutuskan menginjak rem darurat menghentikan PSBB Transisi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Febri Diansyah dan Jumlah Mereka yang Pamit dari KPK 5 Tahun Terakhir

    Mantan Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri. Selama 5 tahun terakhir, berapa pegawai yang pamit?