Jokowi: Manufaktur dan Indikator Ekonomi Lain Mulai Membaik

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat 4 Februari 2020. Rakornas BNPB tersebut mengusung tema

    Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat 4 Februari 2020. Rakornas BNPB tersebut mengusung tema "Penanggulangan Bencana Urusan Bersama". ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan beberapa indikator perekonomian, seperti indeks manufaktur dalam Purchasing Manager Index (PMI), konsumsi masyarakat, dan ekspor sudah mulai merangkak naik. Namun tetap perlu kerja keras untuk menghindari zona resesi di kuartal III 2020.

    “Misalnya kerja Purchasing Manager Index sudah kembali masuk ke angka 50-an. Ini sudah berarti pada posisi normal. kemudian juga pajak juga mulai angkanya naik, meskipun belum pada posisi normal,” kata Presiden dalam pengarahan kepada para gubernur dari Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 1 September 2020.

    Namun, Presiden tetap mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan masyarakat. Dia meminta agar para gubernur mengendalikan porsi gas dan rem untuk menyeimbangkan kebijakan penanganan kesehatan masyarakat dan pemulihan ekonomi.

    “Karena apabila kurva Covid-19 ini tidak bisa kita tekan dengan cepat apalagi angka kematian tidak bisa kita turunkan dengan tajam, dan angka kesembuhan tidak bisa kita tingkatkan secara drastis maka situasi ketidakpastiannya akan terus berlanjut,” katanya.

    Presiden meminta pemerintah daerah memberikan rasa aman kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatan produktif dalam kembali berjalan.

    “Betul-betul harus kita jaga jangan sampai membuat masyarakat diliputi rasa tidak aman, dan akan menyebabkan dunia usaha tidak mau bergerak, tidak bisa bergerak, mereka selalu menyampaikan wait and see,” kata Jokowi.

    ANTARA

    Baca juga: Jokowi: Hanya Papua dan Papua Barat yang Terhindar Kontraksi, Bali Paling Parah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-Ciri Tabung Spesial Vaksin Covid-19

    Vaksin Covid-19 membutuhkan tabung yang terbuat dari kaca spesial untuk penyimpanannya. Seperti apakah ciri-ciri kaca itu? Berikut detailnya.