Telkomsel Punya Kuota Belajar 10 GB Seharga Rp 10, Indosat dan XL Axiata?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak menggunakan Internet (pixabay.com)

    Ilustrasi anak menggunakan Internet (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta – Tidak hanya Telkomsel dengan paket Kuota Belajar, dua grup perusahaan provider atau penyedia layanan telekomunikasi lain menawarkan paket kuota Internet murah khusus untuk kepentingan studi bagi pelajar yang duduk di sekolah SD, SMP, SMA, maupun kuliah. Layanan ini merupakan fasilitas yang disediakan entitas untuk menjamin kemudahan bagi pelajar mengakses pendidikan virtual selama masa pandemi corona.

    Dihimpun Tempo, tiga grup tersebut adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk), PT Indosat Tbk, dan PT XL Axiata Tbk. Berikut ini promo yang ditawarkan masing-masing perusahaan.

    1. Telkomsel
    Telkomsel  menawarkan kuota belajar 10 GB seharga Rp 10 untuk kebutuhan studi daring mulai 21 Agustus hingga 31 Desember 2020. Paket ini dapat digunakan untuk mengakses aplikasi edukasi dan layanan konferensi untuk pembelajaran.

    "Sejak awal penyesuaian masa pandemi Covid-19, Telkomsel telah berupaya untuk berinovasi menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para pelajar dan pengajar menjalankan proses pembelajaran jarak jauh," tutur Vice President Prepaid Consumer Telkomsel Adhi Putranto dalam keterangannya, Ahad, 23 Agustus 2020.

    Sebelumnya, Telkomsel juga menawarkan paket kuota data ilmupedia dan conference. Adhi berharap, kuota belajar bisa memperluas manfaat dari paket sebelumnya, yang menyediakan akses ke lebih banyak mitra penyedia platform.

    Adapun paket kuota belajar dapat diakses khusus oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Paket Kuota Belajar 10GB ini berlaku selama 30 hari sejak tanggal pengaktifan.

    Paket tersebut berlaku untuk aplikasi Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, dan Cambridge. Kemudian, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, dan situs belajar daring lainnya yang dikelola kampus, sekolah, hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.