Libur Panjang, KAI Catat Jumlah Penumpang Melonjak 40 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang bersiap menaiki Kereta Api Turangga tujuan Surabaya Gubeng di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis 20 Agustus 2020. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 menambah perjalanan kereta api menjadi 27 keberangkatan per hari untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang Tahun Baru Islam 1442 Hijriah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Penumpang bersiap menaiki Kereta Api Turangga tujuan Surabaya Gubeng di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis 20 Agustus 2020. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 menambah perjalanan kereta api menjadi 27 keberangkatan per hari untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang Tahun Baru Islam 1442 Hijriah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat terjadi lonjakan pelanggan kereta api pada long weekend libur Hari Kemerdekaan RI dan Tahun Baru Islam kemarin. Pada periode 14-23 Agustus 2020, KAI melayani 656.950 pelanggan KA Jarak Jauh dan KA Lokal, naik 40 persen dibanding periode sebelumnya yaitu 469.926 pelanggan pada keberangkatan 4 sampai dengan 13 Agustus 2020.

    “Kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaannya menggunakan angkutan kereta api pada masa libur panjang kemarin. KAI secara konsisten meningkatkan pelayanan dan menerapkan protokol kesehatan pada perjalanan kereta api,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin, 24 Agustus 2020. 

    Di masa libur panjang akhir pekan kemarin, tutur Joni, KA Bengawan (Pasar Senen – Purwosari pp) menjadi KA paling favorit masyarakat dengan melayani 13.992 pelanggan. Adapun 23 Agustus adalah tanggal favorit keberangkatan pelanggan dengan total 83.137 pelanggan yang KAI layani pada tanggal tersebut. Beberapa kota yang paling diminati pelanggan pada musim libur ini adalah Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.

    “Sejak kereta api jarak jauh dioperasikan kembali secara reguler pada 12 Juni lalu, jumlah pelanggan KA terus tumbuh dari waktu ke waktu. Pada saat awal dioperasikan, KAI hanya melayani rata-rata 23 ribu pelanggan per hari di bulan Juni. Pada bulan Agustus jumlahnya meningkat 143 persen menjadi rata-rata 56 ribu pelanggan per hari,” ujar Joni.

    Peningkatan tersebut, menurut Joni, disebabkan adanya penambahan jumlah KA yang dioperasikan menyesuaikan dengan tumbuhnya animo masyarakat dalam menggunakan kereta api. KAI juga memberikan berbagai promo berupa diskon tarif tiket KA dan undian berhadiah untuk menarik minat masyarakat.

    Di samping itu, ia menyakini hadirnya layanan Rapid Test dengan harga terjangkau di 14 stasiun juga membantu memudahkan masyarakat yang ingin menggunakan  kereta api. Pada masa libur panjang kemarin, rata-rata jumlah peserta rapid test per hari adalah 3.500 peserta per hari, naik 94 persen dari periode sebelumnya sebanyak rata-rata 1.800 peserta per hari.

    “KAI akan terus menambah perjalanan KA Reguler secara bertahap, untuk mengakomodir masyarakat naik kereta api di masa Adaptasi Kebiasaan Baru lebih banyak lagi," kata Joni.

    Baca Juga: KAI Beri Promo Tiket Kereta Jakarta-Bandung dan Cirebon Dibanderol Rp 75 Ribu

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.