Fokus jadi Wamen, Angela Tanoesoedibjo Mundur dari Komisaris MNC Investama

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angela Tanoesoedibjo mengacungkan jempol usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. Putri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu dipanggil sebagai calon wakil Menteri Pariwisata. ANTARA

    Angela Tanoesoedibjo mengacungkan jempol usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019. Putri Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo itu dipanggil sebagai calon wakil Menteri Pariwisata. ANTARA

    Selain Angela, tak ada perubahan jajaran direksi dan dewan komisaris pemegang saham mayoritas PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) lainnya. Rapat kembali mengangkat seluruh nama yang ada dalam jajaran direksi dan komisaris.

    Rapat juga menyetujui penggunaan seluruh dividen untuk laba tahun buku 2019 untuk dicatat sebagai modal perseroan alias tidak ada pembagian dividen bagi para pemegang saham tahun ini. 

    Hingga 31 Desember 2020, BHIT membukukan laba yang dapat diatribusikan pada entitas pemilik sebesar Rp 430,81 miliar. “Seluruh keuntungan itu akan dipakai untuk memperkuat modal perseroan,” ucap Darma.

    Berdasarkan keputusan RUPS hari ini, berikut susunan lengkap Direksi dan Komisaris BHIT:

    Komisaris

    • Komisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
    • Komisaris: Liliana Tanoesoedibjo
    • Komisaris: Valencia Herliani Tanoesoedibjo
    • Komisaris: Kardinal Alamsah Karim
    • Komisaris: Ricky Herbert Parulian Sitohang

    Direksi

    • Direktur Utama: Darma Putra
    • Direktur: Susanty Tjandra Sanusi
    • Direktur: Tien
    • Direktur: Natalia Purnama
    • Direktur: Jiohan Sebastian
    • Direktur: Henry Suparman
    • Direktur: Mashudi Hamka

    BISNIS

    Baca juga: Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan, Angela Tanoesoedibjo Unggah Foto-foto Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.