PLN Selamatkan Atlet Paralayang yang Tersangkut di SUTT Tomohon

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    Ilustrasi Listrik dan PLN. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Tinggi PLN Unit Pelayanan Transmisi Manado menyelamatkan atlet paralayang yang tersangkut di SUTT Tomohon-Tasikria.

    "PLN juga memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, Agung Murdifi dalam keterangan tertulis, Selasa, 18 Agustus 2020.

    Sebelumnya, atlet paralayang, Hans Mawikere tersangkut pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kiloVolt Tomohon – Tasikria T13-14 saat melakukan atraksi dalam rangka peringatan HUT RI ke-75.

    Hans tersangkut di kabel listrik tegangan tinggi yang berada di Jalan Okoy, Lingkungan II, Kelurahan Kakaskasen saat pelaksanaan Hike and Fly Merah Putih, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

    Dia tersangkut ketika hendak mendarat di Lapangan Rindam. Saat kejadian  para anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI bergegas bersama PLN menuju lokasi tersebut.

    PLN juga memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan.

    “Listrik tetap normal. Penyaluran listrik berhasil langsung kami manuver sehingga tidak terjadi pemadaman pada pelanggan,” kata Manager Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado, Ikhsan.

    Komandan Rindam XIII Merdeka Tomohon, Kolonel Infanteri Semuel Jeferson Aling, memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas PLN yang telah melakukan penyelamatan.

    HENDARTYO HANGGI

    Baca juga: Semester I 2020, PLN: Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,09 Persen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.