Alvin Lie Gugat Indosat karena Terganggu SMS Promo, Bagaimana Kelanjutannya?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Indosat ooredoo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    Gedung Indosat ooredoo di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) angkat bicara menanggapi langkah yang diambil oleh Alvin Lie yang menggugat perusahaan secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk, menyebutkan perusahaan menghormati keputusan Alvin Lie yang merupakan pelanggan perusahaan yang juga anggota Ombudsman RI tersebut. 

    Turina menjelaskan, Indosat senantiasa menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan etika bisnis dalam operasionalnya di seluruh Indonesia. "Perusahaan juga selalu menjaga layanan yang diberikan sesuai dengan standar kualitas dan regulasi pemerintah,” ujarnya, Ahad, 16 Agustus 2020.

    Di masa pandemi saat ini, kata Turina, Indosat memastikan pelanggan mendapatkan penawaran program layanan terbaik sehingga tetap bisa terhubung dan berkomunikasi.  “Kami ingin pelanggan bisa menikmati nilai ekonomis terbaik dari produk kami. Oleh karena itu kami telah mulai memberikan program penawaran terbaik kepada semua pelanggan," ucapnya.

    Adapun informasi tentang promo ini diberikan, menurut Turina, agar seluruh pelanggan mengetahui bahwa Indosat Ooredoo memiliki sebuah program spesial di seluruh rangkaian produknya untuk pelanggan selama pandemi. "Agar mereka tidak khawatir untuk tetap bisa terhubung satu sama lain."

    Indosat, kata Turina, juga menghormati hak setiap pelanggan untuk menyampaikan keluhan, pendapat dan aspirasinya dan selalu menindaklanjuti setiap masukan dan menyelesaikan setiap keluhan yang dialami pelanggan sesegera mungkin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.