Sri Mulyani Mengaku Merinding dan Mata Berair Jika Mendengar Lagu Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bercerita mengenai sebuah lagu yang sempat membuatnya merinding. Lagu tersebut adalah lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

    Sri Mulyani mengaku sempat merinding kala mendengar potongan lagu tersebut, khususnya pada bait, "bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya." 

    "Kemarin minggu lalu kami ada event, sebelum acara kami bernyanyi Indonesia raya kan. Bagian, 'bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya," waktu nyanyi itu terus saya merinding sendiri di bulu kuduk saya dan di tangan saya. Tiba-tiba merinding dan mata saya mau berair," ujar Sri Mulyani kala berbincang dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sebuah video yang diunggah di akun @smindrawati, Sabtu, 15 Agustus 2020.

    Setelah mendengarkan lagu itu, Sri Mulyani merasa seperti diingatkan setiap lagu nasional tersebut diperdengarkan. "Jadi setiap membuka acara itu kita diingatkan bahwa kita ini sebagai suatu bangsa dan negara dan lagu kebangsaan kita, national anthem kita bagus banget."

    Dalam unggahan yang sama, Sri Mulyani Indrawati sempat membahas berbagai hal dengan Susi Pudjiastuti. Ia sempat mengenang sebuah momen bersama Susi Pudjiastuti. "Bu Susi itu out of nowhere, datang ke Washington DC. Waktu itu saya, aku enggak kenal yang namanya Ibu Susi. Aku kenal ada Menteri Kelautan yang kakinya bertato dan merokok," kata Sri Mulyani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.