Kereta Argo Cheribon Kembali Layani Penumpang Mulai 14 Agustus

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik dengan kereta api. ANTARA/Reno Esnir

    Ilustrasi mudik dengan kereta api. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Cirebon - Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon Jawa Barat Luqman Arif mengatakan mulai 14 Agustus 2020 kereta Argo Cheribon kembali melayani para pengguna jasa setelah banyaknya minat masyarakat terhadap transportasi tersebut.

    "Kereta Argo Cheribon kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi ini," kata Luqman di Cirebon, Selasa, 11 Agustus 2020.

    Luqman mengatakan mulai Jumat 14 Agustus 2020 Daop 3 Cirebon kembali menjalankan KA Argo Cheribon dengan relasi Tegal-Cirebon-Gambir pp. Sebelumnya KA tersebut berhenti beroperasi sejak April 2020 akibat pandemi Covid-19.

    Sebagai tahap awal, kata dia, KA Argo Cheribon akan dioperasikan sebanyak 2 KA dari total 18 KA dengan jadwal perjalanan pada tanggal 14, 15, 16 dan 17 Agustus 2020.

    "Hal tersebut dikarenakan minat masyarakat untuk bepergian dengan KA jarak jauh lebih tinggi pada akhir pekan. Perjalanan KA tersebut akan terus dievaluasi pengoperasiannya, menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan," tutur Luqman.

    Ada dua KA Argo Cheribon yang beroperasi yakni KA 17 dengan relasi Tegal-Cirebon-Gambir dan KA 30A relasi Gambir-Cirebon-Tegal.

    Adapun jadwal perjalanannya sebagai berikut yaitu KA 17 Argo Cheribon berangkat Stasiun Cirebon pukul 16.47 WIB tiba Stasiun Gambir pukul 19.59 WIB. KA 30A Argo Cheribon berangkat dari Stasiun Gambir pukul 19.10 WIB dan tiba Stasiun Cirebon pukul 22.12 WIB.

    "KA Argo Cheribon ini membawa empat kereta kelas ekonomi dan lima kereta kelas eksekutif. Untuk tarif kelas ekonomi dimulai dari harga Rp120 ribu dan untuk kelas eksekutif dimulai dari harga Rp155 ribu," kata Luqman.

    Dia menambahkan pelanggan yang naik kereta api diharuskan memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.