Anggaran PEN Terserap 21,8 Persen, Sri Mulyani: Tren Menunjukkan Peningkatan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan perkembangan terbaru penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang mencapai Rp 695,2 triliun.

    Hingga 6 Agustus 2020, realisasinya sudah mencapai Rp 151,25 triliun atau 21,8 persen dari keseluruhan pagu anggaran. "Tren penyerapan sudah menunjukkan adanya peningkatan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020.  

    Masalah penyerapan anggaran sempat menjadi sumber kemarahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada para menterinya, salah satunya belanja bidang kesehatan. "Itu dianggarkan Rp 75 triliun (anggaran lama) baru keluar 1,53 persen coba," kata Jokowi, pada pertengahan Juni lalu.

    Dari data yang disampaikan Sri Mulyani, realisasi serapan anggaran hingga Semester I 2020 baru mencapai Rp 124,62 triliun. Sehingga, sudah ada kenaikan sebesar 10,5 persen sampai 6 Agustus 2020.

    Adapun rinciannya yaitu realisasi anggaran kesehatan Rp 7,1 triliun (8,1 persen dari pagu anggaran Rp 87,55 triliun). Bidang perlindungan sosial Rp 86,5 triliun (42,4 persen dari pagu Rp 203,9 triliun).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.