Edhy Prabowo: RI Kaya Hasil Laut, Tapi Baru Dimanfaatkan 10 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) didampingi Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji (kanan) dan Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo (kiri) memaparkan kronologis penangkapan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat jumpa pers di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis , 9 Januari 2020. ANTARA

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) didampingi Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji (kanan) dan Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo (kiri) memaparkan kronologis penangkapan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat jumpa pers di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis , 9 Januari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan bahwa kekayaan laut dan perikanan Indonesia itu sangat luar biasa. Namun hingga kini sumber daya tersebut belum bisa dioptimalkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia.

    "Di hadapan kita kekayaan alam kita di sektor kelautan masih belum teroptimalkan, baru 10 persen itu pun belum optimal," kata Edhy Prabowo dalam sambutan wisuda Satuan Pendidikan Lingkup KKP di Seluruh Indonesia secara daring, Senin 10 Agustus 2020.

    Kurang maksimalnya pemanfaatan hasil laut dan perikanan, kata Edhy Prabowo,  tercermin dari sektor budidaya udang. Untuk satu tahun saja,  Indonesia hanya mampu menghasilkan 1 juta ton udang. Padahal, dengan garis pantai yang mencapai 99.093 kilometer atau peringkat dua dunia, potensi untuk budidaya udang sangat besar.

    "Kalau hari ini ada 1.356 lulusan diturunkan sekaligus dan terjun membangun tambak-tambak udang itu pun belum ada 0,1 persen nya memenuhi laut ini," ujarnya.

    Menurut Edhy Prabowo, berbagai kendala sering dihadapi masyarakat dalam mengembangkan budidaya udang seperti kurangnya bantuan modal dan minimnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Sehingga potensi kekayaan laut dan perikanan Indonesia belum bisa dimaksimalkan.

    Untung mengatasi hal itu, Edhy Prabowo menjelaskan dari sisi permodalan pemerintah telah menyiapkan bantuan melalui kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 195 triliun dan akan ditingkatkan hingga tahun 2024 mencapai Rp 334 triliun. Sedangkan dari anggaran internal KKP masih tersisa Rp 900 miliar dari total anggaran untuk pengembangan sektor perikanan laut yang mencapai Rp 1,3 triliun.

    Edhy menjelaskan, guna meningkatkan kompetensi dari sisi SDM, pihaknya mendorong untuk memperkaya riset-riset dan inovasi agar produktivitas dapat segera meningkat. Dia juga mengaskan bahwa laut dan perikanan adalah masa depan bangsa Indonesia.

    "Saya yakin kalau ini dikembangkan dengan baik akan menjadi salah satu sumber ekonomi," kata Edhy Prabowo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.