Bertengger di Zona Merah, IHSG Melemah 0,07 Persen di Awal Perdagangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, 10 Agustus 2020.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 5.140,3 atau turun 3,5 poin (0,07 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 5.143,8.

    Sebanyak 169 saham melaju di zona hijau dan 70 saham di zona merah. Sedangkan 115 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 248,1 miliar dengan volume 347 juta saham.

    IHSG pagi ini pukul 9.08 naik turun cukup tajam. Sempat menyentuh zona merah di level 5.136,5 dan tertinggi 5.155,5.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Sedangkan, kata dia, sentimen dari pergerakan market global dan regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG.

    Selain itu, menurutnya, fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

    "Hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi," kata Willian dalam keterangan tertulis.

    Dia memprediksi IHSG hari ini bergerak di kisaran 4.821 hingga 5.188.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.