Cegah Permainan Harga Elpiji Subsidi oleh Pengecer, Pertamina Lakukan Hal Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pengisian gas Elpiji tabung 3 kilogram (kg) di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta, 21 Mei 2018. Depot LPG milik PT Pertamina (Persero) tersebut mampu mendistribusikan Elpiji 3 kg sebanyak 66.000 tabung per harinya dengan pendistribusian wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pengisian gas Elpiji tabung 3 kilogram (kg) di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta, 21 Mei 2018. Depot LPG milik PT Pertamina (Persero) tersebut mampu mendistribusikan Elpiji 3 kg sebanyak 66.000 tabung per harinya dengan pendistribusian wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) merilis program one village one outlet (OVOO) atau satu desa satu pangkalan di Provinsi Riau untuk mencegah adanya permainan harga elpiji subsidi oleh pengecer. Para pengecer ini umumnya menjual elpiji bantuan dengan nilai di atas harga eceran tertinggi atau HET yang telah ditentukan.

    “Untuk wilayah Riau, OVOO sudah mencakup 12 kota dan kabupaten, lebih dari 160 kecamatan dan di lebih dari 1.400 kelurahan,” tutur Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR I Roby Hervindo, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Program OVOO digelar dengan maksud menambah pangkalan elpiji di wilayah-wilayah pelosok, termasuk daerah-daerah di Riau. Program ini tidak dihadirkan di ibu kota Riau, Pekanbaru, karena di daerah tersebut sudah tersebar sejumlah pangkalan.

    "Jika terlalu banyak di satu wilayah, jatah pasokan per pangkalan menjadi terlalu kecil. Karena meski jumlah pangkalan ditambah, kuotanya tetap alias tidak ikut bertambah," tutur Roby.

    Adapun setelah program OVOO masuk, jumlah pangkalan Pertamina di Riau bertambah menjadi 4.636 titik dari sebelumnya 4.112 titik. Roby menjelaskan, OVOO kini sudah menjangkau 77,7 persen titik di seluruh Riau. Dia menargetkan seluruh wilayah di Riau akan terjangkau OVOO pada akhir Desember 2020.

    Menurut data Pertamina, sepanjang Januari hingga Juli 2020, konsumsi elpiji di Riau sudah mencapai lebih dari 58,4 juta tabung untuk elpiji 3 kilogram dan 12.818 Metrik Ton (MT) untuk elpiji non-subsidi. Guna menghindari tabung elpiji bersubsidi dijual kembali oleh pengecer, Pertamina menetapkan satu kepala keluarga hanya boleh membeli satu tabung elpiji bersubsidi.

    Sementara itu, di sisi BBM, Pertamina kembali melanjutkan program cashback. Cashback sebesar 30 persen dapat dinikmati oleh konsumen yang melakukan pembelian BBM jenis Pertalite, Pertamax Series, dan Dex Series menggunakan aplikasi MyPertamina. "Kami harapkan cashback ini dapat membantu masyarakat dalam situasi adaptasi kebiasaan baru," ucap Roby.

    Baca juga: Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.