Pertumbuhan Ekonomi Minus, Mayoritas Saham Perbankan BUKU IV Masuk Zona Merah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melintas di depan papan tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Pengunjung melintas di depan papan tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Usai Badan Pusat Statistik atau BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun 2020 yang terkontraksi atau minus 5,32 persen, saham perbankan bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV kompak jeblok.

    IHSG atau indeks harga saham gabungan sebelumnya bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu, 5 Agustus 2020. Namun kemudian IHSG sempat terperosok ke zona merah dengan menyentuh level support 5.059,089.

    Padahal sebelumnya IHSG sempat menguat tipis 0,17 persen ke level 5.083,557 akhir sesi pertama hari ini. Investor asing pun mencetak net sell atau jual bersih Rp 244,71 miliar.

    Di akhir sesi pertama hari ini, saham perbankan BUKU IV mayoritas parkir di zona merah. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tertekan dengan koreksi 1,35 persen ke level Rp 5.500.

    Sementara PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga ikut amblas 0,89 persen ke level Rp 30.775. Selanjutnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) turun 0,67 persen ke level Rp 745.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.