Angkasa Pura II: Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 143 Persen pada Juli 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang pesawat saat melintas di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 9 Juli 2020. PT Angkasa Pura (AP) II Persero tidak memberikan kelonggaran kepada penumpang dalam melakukan perjalanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Calon penumpang pesawat saat melintas di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 9 Juli 2020. PT Angkasa Pura (AP) II Persero tidak memberikan kelonggaran kepada penumpang dalam melakukan perjalanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) menuturkan jumlah penumpang naik hingga 143 persen dibandingkan dengan Juni 2020. 

    "Pada periode 1-31 Juli 2020 jumlah pergerakan penumpang di 19 bandara secara kumulatif mencapai 1,52 juta penumpang atau meningkat hingga 143 persen dibandingkan dengan 1-30 Juni 2020 sebanyak 627.576 penumpang," kata Director of Operation and Service AP II Muhamad Wasid dalam siaran pers, Selasa 4 Agustus 2020.

    Dia menuturkan pergerakan pesawat tercatat 21.431 pergerakan atau naik 65 persen dari sebelumnya 13.020 pergerakan. Volume angkutan kargo juga meningkat 14 persen dari 43,162 juta kilogram menjadi 49,076 juta kilogram. 

    Khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, jumlah penumpang sepanjang Juli 2020 tercatat 897.559 penumpang atau naik 125 persen dibandingkan dengan Juni 2020 sebanyak 398.223 penumpang, dengan pergerakan pesawat naik 68 persen menjadi 12.270 pergerakan. 

    Wasid mengatakan utilisasi slot time di bandara-bandara perseroan juga semakin meningkat. Pada Juli 2020, utilisasi slot time di bandara-bandara perseroan mencapai sekitar 30 persen, seperti misalnya di Soekarno-Hatta yang mencapai 32 persen. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.